Warga Manfaatkan CFD Hari Pertama di Alun-Alun Sidoarjo, dari Olahraga hingga Berburu Layanan Publik
Diky Putra Sansiri• Minggu, 1 Februari 2026 | 15:56 WIB
RAMAI: Hari pertama pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Alun-alun Sidoarjo, Minggu (1/2). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
RADAR SURABAYA – Kerinduan warga Sidoarjo terhadap ruang publik bebas polusi akhirnya terobati. Hari pertama pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Alun-alun Sidoarjo, Minggu (1/2), dimanfaatkan warga untuk beragam aktivitas, mulai dari olahraga, rekreasi keluarga, hingga mengakses layanan publik.
Sejak pagi, kawasan alun-alun dipadati warga yang datang bersama keluarga, komunitas, maupun rekan kerja. Ada yang jogging mengelilingi area CFD, bersepeda santai, senam bersama, hingga sekadar duduk menikmati suasana pagi tanpa lalu lintas kendaraan bermotor.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo Budi Basuki mengatakan, tingginya antusiasme warga sebenarnya sudah terlihat sejak tahap persiapan, terutama dari respons warganet di media sosial.
“Mungkin warga sudah rindu karena terakhir CFD digelar sekitar tahun 2019. Tadi benar-benar tumpah ruah, seluruh kawasan Alun-alun dan sekitarnya penuh,” ujar Budi Basuki kepada Radar Sidoarjo.
Warga juga memanfaatkan CFD sebagai ruang interaksi sosial. Banyak pelaku UMKM dan pedagang yang ikut merasakan dampak positif dengan ramainya pengunjung. Selain itu, sejumlah warga tampak mengantre di stan pelayanan publik yang dibuka oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
CFD kali ini tak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat pelayanan publik terpadu. Layanan yang tersedia antara lain pemeriksaan kesehatan gratis hingga layanan pembuatan paspor oleh Kantor Imigrasi Surabaya.
“Di sini lengkap. Ada sarana olahraga, rekreasi, kegiatan ekonomi, sosial, sekaligus mendukung program langit biru untuk mengurangi emisi gas buang,” tambah Budi.
Meski pelaksanaan hari pertama berjalan lancar, Dishub Sidoarjo tetap mencatat sejumlah evaluasi untuk pelaksanaan CFD pada pekan berikutnya. Salah satunya terkait kedisiplinan pengunjung dalam menjaga fasilitas umum serta keamanan anggota keluarga.
“Kami berharap masyarakat lebih tertib, terutama tidak memasukkan kendaraan roda dua maupun roda empat ke area CFD,” tegasnya.
Budi juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan personal. Padatnya pengunjung membuat beberapa anak sempat terpisah dari orang tuanya.
“Mohon lebih diperhatikan keluarga yang dibawa,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana yang turut menyambangi warga di kawasan alun-alun mengapresiasi kembalinya CFD sebagai ikon aktivitas hari Minggu warga Kota Delta.
“CFD bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM Sidoarjo,” tandasnya. (dik/vga)