Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mendikti Saintek Dorong Pimpinan Kampus Kirim Surat Cinta ke Dosen, Targetkan Gubes dalam 21 Tahun Masa Kerja

Rahmat Sudrajat • Rabu, 28 Januari 2026 | 13:39 WIB
Mendikbudristek RI Prof Brian Yuliarto
Mendikbudristek RI Prof Brian Yuliarto

RADAR SURABAYA - Mendikbudristek RI Prof Brian Yuliarto mengumumkan skema 6-7-8 sebagai panduan karier dosen secara nasional, yang menetapkan target mencapai jabatan guru besar dalam 21 tahun masa kerja, dengan menekankan bahwa peningkatan karier dosen menjadi kunci peningkatan kualitas perguruan tinggi Indonesia.

Menurut Brian, kementerian telah merancang peta jalan karier yang terukur bagi para pendidik di perguruan tinggi melalui skema target waktu 6-7-8, yang diharapkan dapat membuat jenjang jabatan fungsional dosen lebih sistematis.

Baca Juga: Cegah Kecelakaan, Polsek Taman Beri Tanda Jalan Berlubang di Desa Tawangsari Sidoarjo

Menurut dia, skema ini menjadi panduan ideal bagi dosen dalam merencanakan kenaikan jabatan fungsional, dengan total masa kerja yang dibutuhkan untuk mencapai puncak karier akademik sekitar 21 tahun.

“Enam tahun masa kerja untuk mencapai lektor, tujuh tahun berikutnya menjadi Lektor Kepala, dan delapan tahun selanjutnya harus sudah menjadi Guru Besar. Artinya, total 21 tahun masa kerja,” ujar Prof Brian, Selasa (27/1) saat meresmikan Gedung Twin Tower Wimaya UPN Veteran Jawa Timur di Surabaya.

Dengan perhitungan tersebut, seorang dosen yang memulai karier pada usia 30 tahun diproyeksikan dapat meraih gelar Guru Besar saat memasuki usia 50-an. Target ini dinilai realistis jika dosen konsisten menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Baca Juga: Vasa Hotel Surabaya Persembahkan The Fire Horse Gala

Mendiktisaintek juga mengingatkan agar dosen tidak terjebak dalam rutinitas administratif atau beban mengajar berlebihan hingga mengabaikan riset. “Saya minta para dosen jangan terlalu asyik mengajar atau sibuk di urusan manajemen sampai lupa meneliti dan menulis paper,” tegasnya.

Selain kepada dosen, Prof Brian juga meminta pimpinan perguruan tinggi untuk lebih proaktif, termasuk dengan pendekatan persuasif bagi dosen senior yang belum mencapai jabatan tertinggi.

Ia juga memberikan pesan kepada Rektor UPN Veteran Jawa Timur untuk memperhatikan dosen yang telah berusia di atas 50 tahun namun belum meraih gelar Guru Besar. “Pesan saya untuk pak rektor, jika ada dosen di atas usia 50 tahun yang belum guru besar, tolong dikirimi surat cinta sebagai bentuk motivasi agar segera menulis paper,” ucapnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Brian Yuliarto #guru besar #target guru besar #mendikbudristek #Mendikbud Ristek