RADAR SURABAYA - Sebuah truk kontainer bermuatan pupuk mengalami rem blong dan menimbulkan kecelakaan beruntun di Jalan Raya Padang Panjang-Bukittinggi, tepatnya di depan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Panyalaian, Sumatera Barat, Senin (26/1) pagi. Insiden ini menewaskan lima orang dan melukai empat lainnya.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ketika truk bernomor polisi BK 9634 XA melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang dengan kecepatan tinggi.
Kapolres Padang Panjang, AKBP Wisnu Hadi, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
Sebuah truk kontainer bernomor polisi BK 9634 XA yang membawa pupuk melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang dengan kecepatan tinggi.
“Remnya blong sehingga dalam kecepatan tinggi menyenggol sebuah mobil box dengan nomor polisi BA 8089 NU,” kata Wisnu.
Mobil box tersebut terguling dan menabrak pengendara motor Supra BA 6368 NB hingga tewas di tempat.
Selain itu, truk juga menabrak motor Vario yang mengakibatkan pengendara meninggal dunia. “Jadi, pengendara motor meninggal ada dua,” ujarnya.
Setelah menabrak motor, truk kontainer terus melaju dan menghantam sebuah warung di pinggir jalan. Dua orang yang berada di dalam warung ikut menjadi korban jiwa.
“Mobil tidak terkendali sehingga membanting ke kiri mengenai warung, menabrak dua orang masyarakat, dan keduanya meninggal dunia,” jelas Wisnu.
Truk kemudian terbalik di depan rumah warga, dan pengemudinya ditemukan meninggal dunia. “Total korban jiwa adalah lima orang yang meninggal dunia dan empat orang luka-luka. Semua korban dibawa ke Rumah Sakit Yarsi dan RSUD Padang Panjang,” tambahnya.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan arus lalu lintas sempat ditutup total untuk evakuasi korban dan kendaraan.
“Pada awal kejadian, arus lalu lintas kami tutup sementara untuk mempercepat evakuasi korban dan penanganan di lokasi,” ujarnya.
Setelah evakuasi selesai, polisi memberlakukan sistem buka tutup jalan selama beberapa jam untuk mengurai kemacetan panjang. “Sekitar pukul 15.00 WIB, arus lalu lintas sudah kembali lancar dan normal dua arah,” kata Pifzen.
Meski kondisi lalu lintas telah kembali normal, polisi masih menempatkan personel di lokasi untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga keamanan.
Hingga kini, identitas lengkap korban masih dalam proses pendataan, sementara kronologi dan penyebab pasti kecelakaan masih didalami.
“Kami masih melakukan pendataan dan penyelidikan. Identitas korban dan kronologi penyebab kecelakaan akan kami sampaikan setelah data lengkap diperoleh,” tambah Pifzen.
Jalur Padang Panjang-Bukittinggi dikenal sebagai salah satu jalur rawan kecelakaan karena kontur jalan menurun dan padat kendaraan.
Polisi mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari