Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kawasan Wisata Guci Kembali Diterjang Banjir Bandang, Pemkab Tegal Tetapkan Status Tanggap Darurat

Nurista Purnamasari • Minggu, 25 Januari 2026 | 14:36 WIB

 

Banjir bandang yang menerjang kawasan wisata Guci dan merusak sejumlah fasilitas seperti jembatan.
Banjir bandang yang menerjang kawasan wisata Guci dan merusak sejumlah fasilitas seperti jembatan.

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, resmi menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak Sabtu (24/1) pasca-banjir bandang yang melanda kawasan wisata Guci.

Keputusan ini diambil untuk mempercepat penanganan kerusakan fasilitas wisata dan infrastruktur yang terdampak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M. Afifudin, mengatakan penetapan status darurat dilakukan setelah pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang terdampak.

“Kami memastikan tidak ada korban jiwa dan tidak ada rumah yang terdampak, kecuali beberapa fasilitas objek wisata dan tiga jembatan yang hilang. Oleh karena itu, kami menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan untuk penanganan darurat,” ujarnya, Minggu (25/1).

Sejumlah fasilitas wisata yang rusak dan tertutup material antara lain Pancoran 13, Pancoran 5, serta pemandian air panas.

Tiga jembatan yang hilang meliputi dua jembatan di kawasan wisata dan satu jembatan penghubung Siramp–Bumijawa.

Debit air Sungai Gung saat ini terpantau normal, meski curah hujan masih mengguyur kawasan tersebut.

Afifudin menambahkan, pihaknya akan mendesain ulang kawasan wisata Guci agar lebih aman pasca-bencana.

“Kami mengupayakan melakukan desain kawasan itu lebih aman pasca-bencana. Jembatan akan dibangun lagi setelah puncak hujan selesai atau sekitar pertengahan Februari 2026,” jelasnya.

Bupati Tegal juga telah menginstruksikan Camat Bojong dan Bumijawa agar masyarakat menggunakan jalur alternatif karena jembatan masih ditutup.

Selain itu, BPBD bersama Polri dan relawan telah membersihkan material longsor di 11 titik yang menghubungkan Siramp dan Bumijawa hingga perbatasan Kabupaten Brebes.

Dengan penetapan status tanggap darurat ini, Pemkab Tegal berharap proses pemulihan kawasan wisata Guci dapat berjalan lebih cepat.

Fasilitas wisata yang rusak akan diperbaiki, sementara akses jalan dan jembatan akan dibangun kembali demi menjamin keselamatan pengunjung dan warga sekitar. (trn/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#banjir bandang #tanggap darurat #bencana #kawasan wisata Guci #tegal