Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sungai Bono Berbusa, DLHK Sidoarjo Turun Langsung Ambil Sampel Air di Dam Bono Sedati

Diky Putra Sansiri • Selasa, 20 Januari 2026 | 15:57 WIB

GERAK CEPAT: DLHK Kabupaten Sidoarjo turun langsung ke Sungai Dam Bono, Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, menyusul kemunculan busa putih pekat disertai bau menyengat. (DIKY SANSIRI/RADAR SURABAYA)
GERAK CEPAT: DLHK Kabupaten Sidoarjo turun langsung ke Sungai Dam Bono, Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, menyusul kemunculan busa putih pekat disertai bau menyengat. (DIKY SANSIRI/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo turun langsung ke Sungai Dam Bono, Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, menyusul kemunculan busa putih pekat disertai bau menyengat yang meresahkan warga.

Sebagai respons cepat atas laporan masyarakat, tim DLHK Sidoarjo mendatangi lokasi pada Senin (19/1) siang untuk melakukan pengecekan lapangan sekaligus pengambilan sampel air sungai. Langkah ini dilakukan guna memastikan dugaan pencemaran serta mengkaji potensi dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan warga sekitar.

Baca Juga: Tembok Mutiara Regency–Mutiara City Tetap Dibongkar, Pemkab Sidoarjo Minta Warga Gugat ke PTUN

Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda DLHK Sidoarjo, Retno Winahyu, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi adanya kondisi sungai yang tidak normal.

“Kami menerima laporan dari warga terkait sungai yang berbusa di kawasan Dam Bono. Setelah itu, kami langsung turun ke lokasi untuk melihat langsung situasi di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga: Berkas OTT Empat Kades di Tulangan Dilimpahkan ke Kejari Sidoarjo, Kejaksaan Lakukan Penahanan

Dalam pemeriksaan tersebut, DLHK mengambil sampel air di tiga titik berbeda sesuai dengan prosedur pengujian lingkungan.

“Sampel kami ambil di satu titik upstream atau hulu sungai, serta dua titik downstream atau hilir, karena aliran sungai di lokasi ini terbagi menjadi dua,” jelas Retno.

Ia menambahkan, hasil uji laboratorium tidak dapat diketahui secara instan karena harus melalui proses analisis sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Baca Juga: Satu Rumah Warga Sepanjang Taman Sidoarjo Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung

“Hasil uji laboratorium biasanya baru bisa diketahui sekitar 14 hari kerja dalam bentuk laporan hasil uji,” imbuhnya.

Sebelumnya, warga sekitar Dam Bono dibuat resah setelah Sungai Bono mendadak dipenuhi busa putih menyerupai air sabun pada Senin (19/1). Fenomena tersebut bahkan sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran akan adanya pencemaran limbah.

Pantauan Radar Sidoarjo (Radar Surabaya grup) di lokasi menunjukkan busa putih pekat menutupi aliran Sungai Bono mulai dari area Dam Bono hingga mengarah ke utara. Aroma menyengat juga tercium cukup kuat dan mengganggu aktivitas warga di sekitar sungai.

DLHK Sidoarjo memastikan akan terus melakukan pemantauan sambil menunggu hasil uji laboratorium untuk menentukan langkah lanjutan. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#sampel #air #DLHK #uji lab #bau #sungai