Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bermain di Lapangan Bola Yang Terendam Banjir di Bekasi, Remaja 19 Tahun Tewas Tenggelam

Nurista Purnamasari • Selasa, 20 Januari 2026 | 15:46 WIB
Ilustrasi lapangan bola yang tergenang.
Ilustrasi lapangan bola yang tergenang.

RADAR SURABAYA - Seorang remaja berinisial J, 19, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang tergenang air setinggi dua meter.

Banjir yang merendam Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menelan korban jiwa.

Diketahui korban sempat bermain bersama tiga rekannya di area lapangan yang terendam banjir. Ia berusaha menyelamatkan diri dengan bergelantungan di tiang gawang setelah berenang sejauh 50 meter dari daratan.

“Kejadiannya kemarin siang. Korban sempat berenang sejauh 50 meter dan berhenti bergelantungan di tiang gawang, kemungkinan karena kelelahan,” ujar tenaga medis setempat, Taryana, Selasa (20/1).

Melihat kondisi korban yang mulai melemah, ketiga rekannya segera berenang ke daratan untuk meminta bantuan warga. Namun, korban akhirnya tenggelam sebelum pertolongan tiba.

Warga setempat langsung melakukan pencarian meski sempat terkendala karena perahu yang biasa digunakan sedang dipakai untuk mengevakuasi korban banjir lainnya.

“Saat ditemukan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Nadinya tidak teraba, tidak ada napas, wajahnya pucat dan membiru,” kata Taryana.

Ia mengaku telah memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP) dengan kompresi dada selama 10 menit, namun tidak membuahkan hasil. Ambulans yang datang ke lokasi kemudian memastikan korban telah meninggal dunia.

Pihak keluarga meminta agar jenazah segera dipulangkan ke rumah duka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui memiliki kemampuan berenang, namun diduga saat kejadian dalam kondisi kurang sehat.

“Kemungkinan besar karena korban kurang sehat sehingga korban tenggelam,” tambah Taryana.

Banjir di wilayah Desa Bojongsari disebabkan oleh luapan Sungai Citarum dan Cibeet. Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas di area banjir demi mencegah insiden serupa.

“Kita imbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di area banjir demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Camat Kedungwaringin, Maman Badruzaman. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#lapangan bola #remaja tenggelam #banjir bekasi #meninggal dunia #banjir