Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pelita Jaya Mengamuk! Pacific Caesar Dibantai 96-53 di IBL 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 18 Januari 2026 | 02:45 WIB
Anthony James Peacock (kiri) berusaha melewati adangan Pelita Jaya Jakarta Hendrick Xavi Yonga pada pertandingan IBL 2026 di GOR Pacific Caesar Surabaya, Jawa Timur.
Anthony James Peacock (kiri) berusaha melewati adangan Pelita Jaya Jakarta Hendrick Xavi Yonga pada pertandingan IBL 2026 di GOR Pacific Caesar Surabaya, Jawa Timur.

RADAR SURABAYA — Pelita Jaya Basketball Jakarta menunjukkan dominasinya pada awal musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026 setelah meraih kemenangan telak 96–53 atas Pacific Caesar Surabaya di GOR Pacific Caesar, Sabtu (18/1) malam.

Hasil ini mengukuhkan Pelita Jaya sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.

Kemenangan tersebut membuat Pelita Jaya mempertahankan rekor sempurna dengan dua kemenangan dari dua pertandingan.

Klub asal Jakarta itu kini menempati posisi kedua klasemen sementara IBL 2026 dengan raihan empat poin.

Dominasi Sejak Awal Laga

Sejak tip-off, Pelita Jaya langsung mengendalikan permainan dengan tempo tinggi dan pertahanan disiplin.

Pacific kesulitan mengembangkan serangan karena rapatnya penjagaan tim tamu, terutama di area paint.

Keunggulan Pelita Jaya terus melebar di setiap kuarter. Transisi cepat dan efektivitas serangan membuat Pacific tampil jauh di bawah performa terbaiknya hingga tertinggal 43 poin di akhir pertandingan.

Jeffree Withey Jadi Momok di Area Paint

Center Pelita Jaya, Jeffree Withey, tampil luar biasa dengan mencatatkan double-double impresif 25 poin dan 26 rebound.

Mantan pemain NBA itu juga menambahkan empat assist, dua steal, dan dua blok, menjadikannya pemain paling dominan sepanjang laga.

“Ini kemenangan tim. Kami bermain sangat baik, terutama dalam bertahan. Saya hanya berusaha tetap berada di area paint,” ujar Withey seusai pertandingan.

Selain Withey, Pelita Jaya mendapat kontribusi signifikan dari Darious Moten yang mencetak 17 poin, Amorie Archibald dengan 14 poin, delapan assist, dan tiga steal, serta Agassi Yeshe Goantara yang menyumbang 10 poin dan empat assist.

Pacific Tumpul dalam Serangan

Secara statistik, Pacific Caesar tampil tidak efektif. Mereka hanya mampu memasukkan 22 tembakan dari 87 percobaan, mencerminkan sulitnya menembus pertahanan Pelita Jaya.

AJ Bramah menjadi pencetak angka terbanyak bagi Pacific dengan 20 poin dan 13 rebound, meski akurasinya rendah dengan hanya sembilan tembakan masuk dari 30 percobaan.

Anthony Peacock turut menyumbang 17 poin dan 22 rebound, namun kontribusi tersebut belum cukup mengangkat performa tim secara keseluruhan.

Kebuntuan di area paint memaksa Pacific lebih banyak mengandalkan tembakan jarak jauh. Sayangnya, akurasi tiga angka mereka buruk setelah hanya mencatatkan lima tembakan masuk dari 26 percobaan.

Tren Berbeda Kedua Tim

Kekalahan ini membuat Pacific Caesar menelan dua kekalahan beruntun di awal musim IBL 2026. Mereka dijadwalkan menjamu Rajawali Medan pada laga berikutnya dan dituntut segera berbenah.

Sementara itu, Pelita Jaya melanjutkan tren positif dan semakin percaya diri menatap persaingan ketat di IBL 2026, berbekal keseimbangan antara pertahanan solid dan produktivitas serangan.

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#ibl #pacific caesar surabaya #Indonesian Basketball League #pelita jaya jakarta #GOR Pacific Caesar #Jeffree Withey #2026