Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bukan 5 Hari Sebelum Ditemukan, Ini Perkiraan Waktu Kematian Pendaki yang Hilang di Gunung Slamet Berdasarkan Hasil Outopsi

Nurista Purnamasari • Kamis, 15 Januari 2026 | 21:49 WIB
Syafiq Ridhan Ali Razan, Pendaki yang hilang selama 16 hari di Gunung Slamet akhirnya ditemukan.
Syafiq Ridhan Ali Razan, Pendaki yang hilang selama 16 hari di Gunung Slamet akhirnya ditemukan.

RADAR SURABAYA - Usai ditemukan dan dievakuasi, jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan 18, pendaki Gunung Slamet yang hilang sejak 27 Desember 2025 langsung dibawa ke RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk dilakukan visum.

Dokter yang menangani pemeriksaan, dr Gunawan, menyebut pihaknya baru melakukan autopsi luar terhadap jasad korban.

“Kami tadi melakukan pemeriksaan autopsi luar. Dari hasil pemeriksaan luar itu yang pertama jenis kelamin laki-laki. Kemudian kami lakukan pemeriksaan dari kepala sampai anggota gerak paling bawah, yang pertama kita temukan adalah jenazah ini sudah dikerumuni belatung,” ujarnya dikutip dari Detikcom, Kamis (15/1).

Ia menjelaskan, tidak ditemukan tanda-tanda luka pada bagian kepala, leher, dada, dan perut. Namun, terdapat patah tulang pada paha kiri.

Berdasarkan kondisi jenazah dan perkembangan belatung, tim medis memperkirakan korban telah meninggal sekitar dua pekan sebelum pemeriksaan dilakukan.

“Diperkirakan itu kurang lebih 15 hari dari saat pemeriksaan ini. Kita lihat dari patokan belatungnya,” jelasnya.

Meski demikian, dr Gunawan menegaskan pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban karena pemeriksaan baru sebatas autopsi luar. “Insyaallah tidak ada tanda-tanda penganiayaan,” tegasnya.

Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo, mengatakan setelah pemeriksaan medis, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

“Dari rumah sakit sudah dilakukan visum luar dan tidak ditemukan tanda penganiayaan. Sehingga jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya.

Amjat menambahkan, keluarga korban tidak menghendaki dilakukan autopsi lanjutan dan telah membuat pernyataan tertulis.

“Kami bersama stakeholder terkait menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkasnya.

Jenazah Syafiq Ali ditemukan pada Rabu (14/1) pagi, dan berhasil dievakuasi melalui jalur pendakian Gunung Malang di Purbalingga.

Tim relawan gabungan tiba di lokasi pukul 14.25 WIB dan langsung membawa jenazah ke RS Purbalingga untuk dilakukan visum.

Pantauan di lokasi menunjukkan warga Desa Serang, Kecamatan Karangreja, turut menyambut kedatangan jenazah.

Sejumlah warga berbondong-bondong mendatangi ambulans, bahkan beberapa ibu-ibu tampak menangis.

Perwakilan Basarnas Pemalang, Handika, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses evakuasi. “Ya, kami bersyukur, evakuasi berjalan lancar. Ini langsung dibawa ke rumah sakit Purbalingga,” katanya. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pendaki meninggal #pendaki hilang #purbalingga #syafiq ridhan ali razan #magelang #gunung slamet