Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Liga Nusantara: Gol Menit Akhir Yoska Cavalera Selamatkan Persebata Lembata NTT dari Kekalahan, Perseden Denpasar Masih Kokoh di Puncak

Lambertus Hurek • Jumat, 9 Januari 2026 | 21:12 WIB

 

Tim Persebata Lembata tampil cukup meyakinkan di Liga 3 Nusantara 2025-2026. (IST)
Tim Persebata Lembata tampil cukup meyakinkan di Liga 3 Nusantara 2025-2026. (IST)

RADAR SURABAYA - Perseden Denpasar harus puas berbagi poin dengan Persebata Lembata NTT setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada lanjutan Liga 3 Nusantara Grup D di Lapangan Thor Surabaya, Jumat (9/1) malam. Anak-anak Bali sempat terkejut ketika tandukan Yoska Cavalera pada menit terakhir masa perpanjangan waktu babak kedua menggagalkan kemenangan Perseden.

Pertandingan yang berlangsung di tengah hujan ringan tersebut berjalan keras dan penuh tensi. Wasit beberapa kali menghentikan laga untuk meredam permainan keras dari kedua tim.

Meski demikian, emosi para pemain Liga 3 yang mayoritas berusia muda masih dapat dikendalikan sehingga pertandingan tetap berlangsung sportif.

Sejak awal laga, kedua tim tampil terbuka karena sama-sama memburu kemenangan. Perseden Denpasar mengambil inisiatif serangan dengan menekan pertahanan Persebata pada menit-menit awal. Melalui skema permainan terbuka dan tekanan dari lini tengah, Perseden berupaya menciptakan gol, namun sejumlah peluang belum membuahkan hasil.

Gol pembuka akhirnya lahir lewat skema bola mati. Pada menit ke-18, Perseden Denpasar mencetak gol dari tendangan sudut setelah pemain Persebata gagal mengantisipasi bola dengan sempurna di area pertahanan sendiri. Keunggulan tersebut membuat Perseden tampil lebih tenang dalam mengontrol tempo permainan.

Tertinggal satu gol, Persebata Lembata merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang berbahaya berhasil diciptakan, terutama melalui pergerakan sayap. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut belum berbuah gol. Lini tengah Persebata juga belum berfungsi optimal sebagai penghubung antarlini karena kerap kehilangan posisi.

Di sisi lain, Perseden menerapkan jarak antarpemain yang rapat sehingga permainan satu-dua sentuhan berjalan efektif. Meski demikian, secara keseluruhan Perseden tidak sepenuhnya tampil dominan. Beberapa celah di sisi sayap kerap dimanfaatkan oleh winger Persebata, meski kurangnya konektivitas di lini depan membuat para penyerang Persebata sering bekerja sendiri untuk menembus rapatnya pertahanan Perseden.

Drama terjadi pada pengujung laga. Saat kemenangan Perseden Denpasar sudah di depan mata, Persebata mendapatkan momentum terakhir. Pada menit akhir masa perpanjangan waktu babak kedua, Yoska Cavalera sukses menyundul bola dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut sekaligus memupus harapan Perseden untuk mengamankan tiga poin penuh.

Meski hanya meraih satu poin, Perseden Denpasar tetap kokoh di puncak klasemen sementara Grup D dengan koleksi 22 poin. Persekabpas Pasuruan membuntuti di posisi kedua dengan 20 poin, sementara Persebata Lembata tergeser ke peringkat keempat dengan 15 poin. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Perseden Denpasar #liga nusantara #lapangan THOR Surabaya #liga 3 #Persebata Lembata