RADAR SURABAYA — Juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi mengawali langkah di Proliga 2026 dengan hasil impresif setelah menaklukkan Medan Falcons Tirta Bhagasi tiga set langsung 3-0 (25-23, 25-19, 25-21) pada laga perdana di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis.
Kemenangan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Bhayangkara masih menjadi kandidat utama juara pada musim ini.
Reidel: Modal Penting, tetapi Tim Harus Terus Berkembang
Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Reidel Alfonso Gonzalez, menyebut kemenangan tersebut sebagai modal berharga dalam menatap persaingan musim baru.
Meski demikian, ia menegaskan timnya belum mencapai performa maksimal. Menurut Reidel, aspek variasi strategi dan pengembangan pemain lokal masih menjadi pekerjaan utama tim pelatih.
“Pemain asing tetap menjadi bagian penting, tetapi fokus utama kami adalah meningkatkan kualitas atlet lokal sebagai investasi jangka panjang,” ujar Reidel.
Ia juga menegaskan target timnya tidak berubah, yakni mempertahankan gelar juara Proliga yang mereka raih musim lalu.
Falcons Memberi Perlawanan Ketat
Walau menang telak 3-0, Bhayangkara tidak mendapatkan kemenangan mudah. Pada set pertama, Medan Falcons tampil disiplin dan memberi tekanan hingga akhir set.
Namun, ketenangan Bhayangkara di momen krusial membawa mereka unggul tipis 25-23.
Memasuki set kedua, Falcons tampil lebih agresif dan beberapa kali memimpin perolehan angka. Namun, kombinasi servis tajam dan transisi serangan cepat membuat Bhayangkara kembali mengendalikan permainan dan menutup set dengan skor 25-19.
Kepercayaan diri Bhayangkara semakin meningkat pada set ketiga. Dominasi permainan kembali terlihat hingga akhirnya mereka mengunci kemenangan dengan skor 25-21.
Ariyanto Akui Masalah Penyelesaian Akhir
Pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasi, Ariyanto Joko Sutrisno, mengapresiasi daya juang anak asuhnya meski harus mengakui keunggulan juara bertahan.
Menurutnya, kekalahan tersebut lebih disebabkan oleh lemahnya penyelesaian akhir pada momen-momen penting.
“Kami mampu bersaing, tetapi pada poin-poin krusial penyelesaian akhir masih menjadi masalah. Itu yang akan kami evaluasi,” kata Ariyanto.
Ia menegaskan timnya akan terus berbenah demi menjaga peluang lolos ke babak final four.
“Saya berharap performa kami meningkat di setiap pertandingan,” tambahnya.
Bhayangkara Kian Percaya Diri Tatap Proliga 2026
Kemenangan ini membuat Jakarta Bhayangkara Presisi semakin percaya diri menatap rangkaian pertandingan Proliga 2026.
Konsistensi permainan, kedalaman skuad, dan kombinasi pemain lokal serta asing menjadi kekuatan utama mereka dalam perburuan gelar juara musim ini.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan