Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Setelah Dua Pekan, Operasi Pencarian Pendaki magelang yang Hilang di Gunung Slamet Dihentikan

Nurista Purnamasari • Kamis, 8 Januari 2026 | 20:30 WIB
Ilustrasi pendaki di Gunung Slamet.
Ilustrasi pendaki di Gunung Slamet.

RADAR SURABAYA - Hilang sejak 27 Desember 2025, pendaki asal Magelang, Syafiq Ali, 18, hingga kini belum ditemukan. Setelah hampir dua pekan pencarian intensif dilakukan, tim SAR gabungan memutuskan menutup operasi karena belum membuahkan hasil. Hingga kini, keberadaan Syafiq Ali masih menjadi misteri.

Operasi pencarian sebelumnya sempat diperpanjang dua hari, namun tetap tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala BPBD Pemalang, Agus Ikmaludin, menjelaskan bahwa operasi resmi ditutup pada Rabu (7/1) dan dialihkan ke tahap pemantauan.

“Kemarin tanggal 7 Januari pukul 17.00 WIB sudah dialihkan ke pemantauan. Apabila pencarian dilakukan, maka dilaksanakan secara mandiri oleh relawan,” ujarnya, Kamis (8/1).

Hal senada disampaikan oleh Handika, anggota Unit Siaga SAR (USS) Basarnas Pemalang. Ia menegaskan bahwa keputusan penutupan operasi telah disetujui pihak keluarga.

“Iya, kemarin sudah ditutup. Keluarga menerima penutupan operasi dan sambutan mereka kepada tim Basarnas serta relawan sangat baik,” katanya.

Selama pencarian, ratusan relawan dari berbagai daerah telah dikerahkan. Mereka menyisir jalur pendakian resmi hingga jalur alternatif, termasuk sungai dan lembah di sekitar pos 9, lokasi terakhir korban terlihat. Relawan juga menelusuri titik survivor saat berpisah dengan korban selamat.

Sebelumnya, dua pendaki pelajar SMA asal Magelang, yakni Himawan dan Syafiq Ali, melakukan pendakian Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Pemalang, dengan cara tektok (naik-turun tanpa bermalam) pada Sabtu (27/12) malam.

Berdasarkan data registrasi, keduanya seharusnya kembali ke Basecamp Dipajaya pada Minggu sore (28/12). Namun, hingga malam, keduanya tidak muncul.

Relawan kemudian menemukan Himawan di luar jalur pendakian sekitar pos 9 dalam kondisi cedera.
Ia berhasil dievakuasi ke basecamp. Sementara Syafiq Ali yang sempat berpisah untuk mencari bantuan, hingga kini belum ditemukan.

Penutupan operasi pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet menambah duka bagi keluarga dan komunitas pendaki.

Pihak BPBD dan Basarnas menegaskan pemantauan tetap dilakukan, sementara pencarian lanjutan diserahkan kepada relawan secara mandiri.

“Kami tetap melakukan pemantauan dan berharap ada perkembangan baru. Namun untuk pencarian aktif, saat ini sudah ditutup,” pungkas Agus Ikmaludin. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#operasi pencarian #tim sar #pendaki hilang #pendaki #magelang #gunung slamet