Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Material Letusan Setinggi 700 Meter

Lambertus Hurek • Kamis, 8 Januari 2026 | 13:57 WIB

 

Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi. (IST)
Gunung Semeru di Lumajang kembali erupsi. (IST)

RADAR SURABAYA - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur erupsi dengan material vulkanik letusan setinggi 700 meter di atas puncak gunung tersebut pada Kamis pagi.

 "Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Kamis (8/1), pukul 07.14 WIB, dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian.

 Baca Juga: Donald Trump Dukung Sanksi Berat untuk China & India yang Beli Minyak Rusia

Dia mengatakan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut.

 Berdasarkan data petugas, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu, tercatat mengalami empat kali erupsi pada Kamis (8/1), sejak pukul 00.33 WIB, dengan tinggi kolom letusan 700 meter di atas puncak, pukul 05.19 WIB dengan tinggi kolom letusan 600 meter di atas puncak.

 Selang beberapa menit kemudian, Gunung Semeru erupsi pada pukul 05.25 WIB dengan letusan setinggi 700 meter di atas puncak dan pada pukul 07.14 WIB.

 Baca Juga: Tersandung Kasus Dugaan Penipuan, Adly Fairuz Digugat Rp 5 Miliar

Sigit mengatakan Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga) sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

  Di luar jarak tersebut, katanya, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

 "Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#pos pengamanan #Erupsi Semeru #kolom abu #semeru meletus #gunung semeru