Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ditinggal Orang Tua Bekerja, Balita 3 Tahun Jatuh dari Lantai 2 Rumah di Jatinegara, Ada Dugaan Penelantaran Anak

Nurista Purnamasari • Kamis, 8 Januari 2026 | 09:16 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

RADAR SURABAYA - Insiden memilukan dan menghebohkan terjadi di kawasan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Balita berusia 3 tahun jatuh dari lantai 2 sebuah rumah pada Selasa (6/1) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban berinisial AC terjatuh saat ditinggal orang tuanya bekerja, membuat warga panik dan segera memberikan pertolongan sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.

Beruntung, korban selamat meski mengalami luka di bagian dagu. Luka tersebut langsung ditangani dengan jahitan oleh tenaga medis.

Selain korban, terdapat dua anak lain di dalam rumah, yakni GKI, 2, dan PI, 7. Ketiganya ditinggalkan orang tuanya dengan kondisi rumah terkunci dari luar.

Polisi mendapati bahwa anak tertua, PI, diminta menjaga kedua adiknya, termasuk satu yang sedang sakit.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Sri Yatmini, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

“Berdasarkan keterangan warga sekitar, ibu dari anak-anak tersebut sedang bekerja dan kedua orang tua tidak berada di rumah saat kejadian. Warga juga menyebutkan, sebelum peristiwa itu terjadi sempat terdengar cekcok antara orang tua korban,” ujarnya, Rabu (7/1).

Dugaan Penelantaran Anak

Kompol Sri menjelaskan bahwa kondisi anak berusia 7 tahun yang harus mengasuh dua adiknya bisa dikategorikan sebagai bentuk eksploitasi.

“Anak berusia tujuh tahun ini mengasuh kedua adiknya saja, itu orang tuanya sudah melakukan eksploitasi,” tegasnya.

Polisi juga mendalami dugaan penelantaran anak oleh ibu korban. Tidak menyekolahkan anak atau meninggalkan anak tanpa pengawasan disebut sebagai bentuk perlakuan salah.

“Tentunya saya sudah edukasi bahwa tidak menyekolahkan anak saja sudah masuk perlakuan salah atau penelantaran,” imbuh Sri.

Warga sekitar mengaku sudah mengetahui kebiasaan sang ibu yang kerap meninggalkan anak-anaknya dalam kondisi kurang terurus. Mereka bahkan sering memberikan makanan karena merasa iba.

“Tetangga itu peduli, sangat peduli. Anak-anaknya kurus, tidak terurus. Sampai saya gendong, luar biasa. Anak segitu mandi, makan saja mungkin belum bisa,” kata Sri.

Menurut warga, anak-anak tersebut kerap meminta makanan dari tetangga karena akses rumah yang sempit dan tidak memungkinkan kendaraan masuk.

“Kami mengimbau para orang tua agar mengasuh dan menjaga anak-anak dengan lebih baik ke depannya. Kejadian ini harus menjadi pelajaran agar tidak terulang,” pungkas Kompol Sri Yatmini. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#jatinegara #orang tua #penelantaran #balita jatuh #tiga bersaudara