RADAR SURABAYA — Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) calon jemaah haji (CJH) Jawa Timur tahun 2026 memasuki tahap krusial.
Hingga awal Januari ini, 75 persen CJH Jatim telah melunasi Bipih dari total kuota 42.409 jamaah sementara sisanya dikejar melalui pelunasan tahap kedua yang ditargetkan rampung maksimal 9 Januari 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa pelunasan tahap kedua menunjukkan tren positif sejak dibuka pada Jumat (3/1).
“Sehari setelah dibuka, kami menerima sekitar 3.000 pelunasan. Jika stabil di angka itu, dalam tiga hari target pelunasan bisa terpenuhi,” ujar Anam, Minggu (4/1).
3.000 CJH Lunasi Bipih di Tahap Kedua
Menurut Anam, dengan rata-rata 3.000 pelunasan per hari, maka dalam waktu tiga hari pelunasan tahap kedua berpotensi tuntas. Pada tahap pertama sebelumnya, jumlah CJH yang telah melunasi Bipih mencapai 75 persen.
Sementara itu, 25 persen sisanya, atau sekitar 10.025 jemaah, kini masuk dalam daftar prioritas penyelesaian tahap kedua.
Faktor Kesehatan Jadi Kendala Utama
Anam menjelaskan, keterlambatan pelunasan sebagian CJH dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama terkait verifikasi kesehatan atau status istitaah (kelayakan berangkat haji).
“Ada jemaah yang status istitaah-nya sudah keluar, tetapi masih memiliki kendala lain. Ada pula yang masih dalam proses pengobatan sehingga belum bisa menyelesaikan pelunasan pada tahap pertama,” jelasnya.
Selain faktor kesehatan, pada pelunasan tahap kedua juga terdapat penggabungan pendampingan, termasuk bagi jemaah lanjut usia (lansia).
Cadangan Kuota Disiapkan
Untuk menutup kekurangan jumlah pelunasan, Kemenhaj Jatim telah menyiapkan cadangan kuota sebesar 40 persen dari total kuota yang tersedia.
“Dengan cadangan sebesar itu, sangat mungkin seluruh sisa 25 persen dapat terpenuhi pada tahap kedua,” tegas Anam.
Jadwal Kloter Jatim: Probolinggo Berangkat Pertama
Dalam perkembangan lain, hasil rapat koordinasi menetapkan Wilayah Kerja (Wilker) Malang sebagai wilayah dengan urutan awal pemberangkatan kloter haji Jawa Timur 2026. Kabupaten Probolinggo ditunjuk sebagai kloter pertama.
Kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 dan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 22 April 2026.
Kepastian jadwal ini menjadi acuan penting bagi seluruh CJH Jawa Timur dalam mempersiapkan keberangkatan, baik dari sisi administrasi, kesehatan, maupun kesiapan fisik dan mental.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan