Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kemenpora Siapkan Skema Pengiriman Atlet Jelang Asian Games 2026, Erick Thohir Targetkan Emas

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 3 Januari 2026 | 13:21 WIB
Menpora Erick Thohir
Menpora Erick Thohir

RADAR SURABAYA – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mulai menyiapkan strategi besar dalam menghadapi Asian Games 2026.

Salah satu langkah utama yang ditempuh adalah menerapkan tiga skema pengelompokan atlet, yakni superelit, elit, dan potensial, sebagai dasar pengiriman atlet ke ajang multikejuaraan internasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara target prestasi dan regenerasi atlet nasional.

“Kami di Kemenpora mulai memolakan pengiriman atlet ke ajang multikejuaraan. Tidak hanya superelit, elit, dan masa depan. Kami tidak ingin pengiriman atlet terkesan coba-coba,” ujar Erick beberapa waktu lalu.

Fokus Prestasi, Regenerasi Tetap Jalan

Menurut Erick, sistem klasifikasi tersebut membuat proses seleksi atlet menjadi lebih objektif dan terarah.

Setiap atlet yang dikirim ke kejuaraan internasional bukan lagi sekadar uji coba, melainkan benar-benar berdasarkan kesiapan kompetitif.

“Regenerasi tetap berjalan, tetapi kami mengirim atlet terbaik dengan target utama emas,” tegasnya.

Skema ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan prestasi jangka panjang tanpa mengorbankan kesempatan atlet muda untuk berkembang.

Modal Besar dari SEA Games 2025

Langkah strategis Kemenpora didukung hasil impresif Indonesia di SEA Games 2025, ketika kontingen Merah Putih berhasil meraih 333 medali, terdiri atas 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.

Capaian tersebut menjadi fondasi penting menuju Asian Games 2026 yang memiliki tingkat persaingan jauh lebih ketat.

Belajar dari Asian Games Hangzhou

Pada Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok, Indonesia hanya mengoleksi 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu.

Perolehan itu menjadi evaluasi penting bagi Kemenpora untuk meningkatkan kualitas persiapan atlet.

Dengan sistem pengelompokan superelit, elit, dan potensial, Kemenpora optimistis Indonesia dapat tampil lebih kompetitif dan memperbaiki perolehan medali pada Asian Games 2026.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#SEA Games 2025 #Asian Games 2026 #Menpora Erick Thohir