RADAR SURABAYA - Polisi akhirnya menangkap terduga pelaku pembunuhan anak politikus PKS, Maman Suherman, di rumah mewah kawasan BBS 3, Cilegon, Banten.
Penangkapan ini menjadi perkembangan penting setelah kasus yang sempat menyulitkan penyidik sejak insiden tragis pada 16 Desember 2025.
Direktur Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, membenarkan penangkapan tersebut.
“Alhamdulillah. Nanti nunggu press con (konferensi pers) dari Kapolda ya,” kata Dian saat dikonfirmasi, Jumat (2/1).
Polisi belum mengungkap identitas maupun detail kronologi penangkapan pelaku. Keterangan resmi akan diberikan oleh Kapolda Banten, Irjen Hengki, yang akan menyampaikan hasil pemeriksaan dalam konferensi pers mendatang.
Kasus ini bermula dari penemuan jasad anak Maman Suherman, Muhammad Axle Herman Miller.
Bocah berusia 9 tahun tersebut ditemukan bersimbah darah di lantai satu rumah mewah keluarga pada 16 Desember 2025. Korban mengalami 19 luka di tubuhnya akibat senjata tajam dan benda tumpul.
Penyelidikan sempat terkendala karena CCTV rumah mati sejak 2023 dan tidak adanya sekuriti di lokasi.
Meski demikian, polisi telah memeriksa 18 saksi, termasuk keluarga korban dan tetangga sekitar, sebelum akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku.
Menurut sumber internal kepolisian, pelaku berinisial HA, 30, ditangkap di wilayah Serang setelah dilakukan pengintaian intensif.
Barang bukti berupa pakaian berlumuran darah dan senjata tajam diduga terkait kasus ini telah diamankan.
Polisi memastikan pemeriksaan mendalam akan dilakukan untuk mengungkap motif pembunuhan.
“Kami akan sampaikan detail lengkap dalam konferensi pers. Saat ini pelaku masih diperiksa intensif,” ujar seorang pejabat Polda Banten yang enggan disebutkan namanya. (dtk/nur)