Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pelatih Valencia dan 3 Anaknya Belum Ditemukan, Pencarian di Pulau Padar Diperluas

Nurista Purnamasari • Minggu, 28 Desember 2025 | 21:59 WIB
Mar Martinez Ortuno, istri pelatih Tim B Wanita Los Che, Valencia CF, Martin Carreras Fernando dipeluk saudaranya, Tim SAR terus mencari 4 korban tenggelamnya kapal wisata di Labuan Ba
Mar Martinez Ortuno, istri pelatih Tim B Wanita Los Che, Valencia CF, Martin Carreras Fernando dipeluk saudaranya, Tim SAR terus mencari 4 korban tenggelamnya kapal wisata di Labuan Ba

RADAR SURABAYA - Basarnas bersama Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) menegaskan empat korban kapal tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum dinyatakan meninggal dunia.

Empat korban tersebut adalah pelatih Valencia CF Femenino B, Martin Carreras Fernando, dan tiga anaknya yang hingga kini masih dalam pencarian intensif tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menekankan bahwa status korban masih dalam pencarian.

“Korban masih dalam pencarian. Belum ada status meninggal,” kata Fathur, Minggu (28/12) pagi.

Hal senada disampaikan Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto. “Masih dalam pencarian,” ujarnya saat memimpin operasi dengan kapal KNP Grantin menuju Pulau Padar.

Kronologi Kapal Tenggelam

Kapal pinisi Putri Sakinah yang ditumpangi Martin bersama istri dan empat anaknya tenggelam setelah diterjang gelombang tinggi di Selat Pulau Padar, Jumat (26/12) malam.

Kapal yang berangkat dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar itu mengalami mati mesin setelah 30 menit perjalanan sebelum akhirnya karam.

Dari total 11 orang di kapal, tujuh berhasil diselamatkan, termasuk istri Martin, Mar Martinez Ortuno, dan putrinya Andrea. Sementara Martin dan tiga anaknya masih dalam pencarian.

Kementerian Perhubungan mengerahkan empat kapal untuk mendukung pencarian, termasuk Kapal Negara Patroli (KNP) Grantin, Speed Patroli KSOP, RBB KSOP, dan RIB KPLP.

“Hari ini Kemenhub kirim tiga kapal dan nanti akan turun RIB KPLP, total empat kapal dengan 23 personel,” jelas Stephanus.

Selain itu, operasi pencarian juga melibatkan enam penyelam profesional dari asosiasi lokal seperti Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo (P3Kom), Dive Operators Collaboration Komodo (DOCK), dan Gabungan Usaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri). Kapal Basarnas Maumere Puntadewa dijadwalkan tiba untuk memperkuat pencarian.

Fathur Rahman menambahkan, pencarian hari ketiga dilakukan dengan memperluas area hingga radius 5,25 nautical mile dari lokasi kejadian.“Semua tim SAR gabungan hari ini terus melaksanakan pencarian, semoga korban segera kita temukan,” ujarnya.

Keluarga Korban

Suasana haru menyelimuti Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Mar Martinez Ortuno, istri Martin, yang selamat bersama putrinya Andrea, tampak menangis saat bertemu dua saudaranya yang datang dari Spanyol untuk mendampingi.

“Help…,” ucap Mar berulang kali kepada petugas pelabuhan, sambil memeluk saudaranya dengan air mata yang terus mengalir.

Keluarga besar Martin di Spanyol juga menyampaikan duka mendalam. Mereka berharap pencarian segera membuahkan hasil agar nasib Martin dan tiga anaknya bisa segera diketahui.

Harapan besar masih terjaga, sementara keluarga korban yang selamat terus menanti kabar baik di Labuan Bajo. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kapal tenggelam #Martin Carreras Fernando #NTT #pelatih valencia #valencia cf #Labuan Bajo #Pulau Padar #kapal wisata tenggelam