RADAR SURABAYA — Persebaya Surabaya menatap laga krusial saat menjamu Persijap Jepara pada pertandingan tunda pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (28/12), pukul 15.30 WIB.
Bermain di hadapan ribuan pendukung setia, Bonek, Green Force bertekad meraih tiga poin penuh untuk mengakhiri tren negatif yang membayangi performa mereka dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam lima pertandingan terakhir, Persebaya selalu gagal meraih kemenangan dan harus puas dengan hasil imbang.
Situasi ini membuat laga kontra Persijap menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Uston Nawawi: Tidak Ada Lawan yang Bisa Diremehkan
Pelatih caretaker Persebaya, Uston Nawawi, menegaskan bahwa timnya tidak akan terjebak dalam rasa percaya diri berlebihan, meskipun Persijap Jepara saat ini berada di papan bawah klasemen.
Menurut Uston, seluruh pemain telah diberikan penekanan khusus agar tetap fokus, disiplin, dan menghormati kekuatan lawan. Evaluasi mendalam juga telah dilakukan setelah pertandingan sebelumnya menghadapi Borneo FC.
“Yang terpenting, saya mengingatkan semua pemain untuk tidak meremehkan Persijap. Meski posisi mereka berada di bawah, setiap tim di liga ini berbahaya jika kita lengah,” ujar Uston dalam konferensi pers jelang laga.
Ia juga menyebut bahwa tim pelatih telah menyiapkan beberapa skema permainan guna meningkatkan efektivitas serangan sekaligus memperkuat pertahanan yang kerap kehilangan konsentrasi pada menit-menit krusial.
Rachmat Irianto: Kemenangan Adalah Harga Mati
Gelandang sekaligus pemain senior Persebaya, Rachmat Irianto, mengakui bahwa skuad Green Force merasa kecewa dengan rentetan hasil imbang yang mereka peroleh.
“Sebagai pemain, kami semua merasa malu dengan hasil lima laga terakhir yang selalu berakhir imbang. Banyak peluang terbuang, dan kami terlalu sering kebobolan.
Laga melawan Persijap ini harus menjadi titik balik. Kemenangan adalah harga mati,” tegas Rian.
Menurutnya, pertandingan ini bukan hanya soal perolehan poin, tetapi juga soal mentalitas dan harga diri tim di hadapan pendukung sendiri.
Momentum Kebangkitan Green Force
Bermain di GBT yang dikenal angker bagi lawan, Persebaya diharapkan mampu tampil lebih agresif sejak menit awal.
Dukungan penuh dari Bonek diprediksi menjadi suntikan energi tambahan bagi skuad asuhan Uston Nawawi untuk menekan pertahanan Persijap dan menguasai jalannya pertandingan.
Selain itu, laga ini juga menjadi kesempatan bagi sejumlah pemain muda Persebaya untuk membuktikan kapasitasnya di level kompetisi tertinggi.
Laga Penentu Arah Persebaya di Musim 2025/2026
Kemenangan atas Persijap tidak hanya berarti tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi penanda apakah Persebaya benar-benar siap bangkit dan bersaing di papan atas klasemen musim ini.
Dengan tekanan tinggi, ambisi besar, dan dukungan publik Surabaya, laga Minggu sore nanti dipastikan menjadi salah satu pertandingan yang paling dinanti pada pekan ini.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan