Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Yang Mau Kabur Aja Dulu, 350 Ribu Lowongan Luar Negeri Menanti, Mahasiswa Indonesia Didorong Memanfaatkannya

Nurista Purnamasari • Rabu, 24 Desember 2025 | 21:57 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

RADAR SURABAYA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka peluang kerja luar negeri yang lebih luas bagi lulusan perguruan tinggi negeri (PTN).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa pekerja migran Indonesia bukan sekadar tenaga kerja, melainkan juga duta bangsa yang menunjukkan kualitas kompetensi dan profesionalisme di panggung global.

“Pekerja migran Indonesia adalah wajah bangsa di dunia internasional. Di sana kita bisa memperlihatkan kualitas kompetensi dan profesionalisme,” ujar Brian dalam penandatanganan MoU antara Kemendiktisaintek dan BP2MI di Jakarta, Rabu (24/12).

Data Lowongan Kerja

BP2MI mencatat terdapat 350.476 lowongan kerja luar negeri, namun baru 66.095 lamaran yang masuk atau sekitar 18,86%.

Menteri P2MI, Mukhtarudin, menegaskan negara hadir untuk memfasilitasi baik peluang kerja di dalam maupun luar negeri.

“Negara akan menyiapkan sumber daya manusia. Mau digunakan di dalam negeri atau luar negeri, tergantung masyarakat itu sendiri,” kata Mukhtarudin.

Brian menekankan bahwa PTN akan membekali mahasiswa dengan pelatihan bahasa sesuai negara tujuan, serta keterampilan teknis.

“Pelajaran bahasa akan kita sesuaikan dengan negara tujuan. Kalau ke Jepang, mereka akan dilatih bahasa Jepang. Kalau ke Rusia, bahasa Rusia. Semua disiapkan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Kemendiktisaintek juga akan menyediakan sertifikasi, termasuk bahasa Inggris, agar lulusan memenuhi standar negara tujuan.

“Beberapa negara seperti Australia bahkan membutuhkan guru bahasa Indonesia, tapi tetap harus punya sertifikasi sesuai aturan di sana,” kata Brian.

Brian menambahkan, pengalaman kerja global akan menciptakan fenomena brain circulation, di mana tenaga kerja Indonesia memperoleh wawasan internasional yang kelak bisa mendukung pembangunan nasional.

“Tenaga kerja kita akan mendapatkan pengetahuan global. Ketika industri baru muncul di Indonesia, mereka siap kembali dan berkontribusi,” ujarnya. (dtk/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Mendiktisaintek #Kabur aja dulu #mahasiswa #ptn #Lowongan Kerja