Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Perhatian Para Pendaki! 5 Gunung Ini Ditutup Selama Libur Nataru

Nurista Purnamasari • Selasa, 23 Desember 2025 | 18:06 WIB
Semeru menjadi salah satu dari lima gunung di Indonesia yang jalur pendakiannya ditutup.
Semeru menjadi salah satu dari lima gunung di Indonesia yang jalur pendakiannya ditutup.

RADAR SURABAYA - Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, pemerintah menetapkan penutupan sementara jalur pendakian di sejumlah gunung. 

Kebijakan ini diambil untuk menjamin keselamatan publik, mengingat potensi cuaca ekstrem, jalur licin, serta risiko vulkanik dan longsor yang meningkat pada akhir tahun.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Budhi Chandra, menegaskan bahwa penutupan jalur pendakian merupakan langkah antisipatif.

“Pendakian Gunung Salak ditutup mulai 22 Desember 2025 hingga 31 Maret 2026 demi keselamatan pengunjung dan pemulihan ekosistem,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Daftar Gunung yang Ditutup

1. Gunung Merapi
Pendakian Gunung Merapi ditutup sejak Mei 2018 sampai batas waktu yang belum ditentukan. Untuk itu, aktivitas pendakian baru-baru ini tersebut ilegal.

Aktivitas pendakian Gunung Merapi semula ditutup pada Mei 2018 karena naik status dari aktif normal menjadi waspada (level II). Kemudian pada November 2020, status aktivitas Gunung Merapi naik lagi dari waspada menjadi siaga (level III).

Penutupan Gunung Merapi untuk pendakian tersebut sesuai dengan rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Pihak BPPTKG adalah otoritas yang berwenang memantau aktivitas gunung api.

2. Gunung Gede Pangrango
Ditutup sejak 13 Oktober 2025 untuk penataan kawasan dan penanganan sampah. Dalam surat edaran nomor PG.06/T.2/TU/B/10/2025 Tentang Penutupan Wisata Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, disebutkan jika setiap tahun aktivitas pendakian ke Gunung Gede dan Gunung Pangrango menjadi salah satu tujuan utama bagi para pecinta alam karena keindahan panorama, flora dan fauna endemik, serta aksesibilitasnya yang dekat dengan kota-kota besar.

Selama penutupan akan dilakukan kegiatan bersih-bersih dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari petugas TNGGP, TNI, polri, volunteer hingga mahasiswa.

Baca Juga: Bukan Janji! Pemkot Surabaya Naikkan Beasiswa Pemuda Tangguh 2026, Anggaran Rp190 Miliar Disiapkan

 

3. Gunung Semeru
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) menutup sementara jalur pendakian Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sejak Rabu (19/11). Keputusan ini diambil menyusul erupsi Gunung Semeru berupa awan panas yang terjadi secara beruntun. Gunung Semeru ditutup sampai Maret 2026 karena cuaca ekstrem dan erupsi.

4. Gunung Salak
Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menutup sementara seluruh jalur pendakian Gunung Salak mulai 22 Desember 2025 sampai tanggal 31 Maret 2026. Penutupan ini dilakukan menyusul potensi cuaca buruk dan pemulihan ekosistem.

Pengumuman penutupan jalur pendakian ini berdasarkan Surat Edaran (SE) yang diteken oleh Kepala Balai TNGHS Budhi Chandra dengan nomor SE.1/T.14/TU/KSA.5.1/B/03/2025.

Adapun total empat jalur resmi pendakian yang ditutup menuju Gunung Salak antara lain Jalur Cidahu, Pasir Reungit, Cimalati dan Ajisaka.

Penutupan jalur pendakian selama 3 bulan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko keselamatan pengunjung akibat cuaca ekstrem, sekaligus memberi waktu bagi ekosistem hutan pada jalur pendakian Gunung Salak untuk dapat melakukan proses pemulihan secara alami.

Baca Juga: Drama Pencarian Pendaki Ilegal Gunung Merapi, Satu Selamat, Satu Masih Hilang

5. Gunung Rinjani 
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menutup sementara seluruh destinasi wisata pendakian di kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada awal 2026. Hal ini dilakukan dalam rangka mitigasi risiko bencana hidrometeorologi dan pemulihan ekosistem.

"Semua jalur pendakian menuju Gunung Rinjani Lombok di awal 2026 ditutup sementara untuk kelestarian lingkungan dan keselamatan para wisatawan," kata Kepala Balai TNGR Yarman dalam keterangan tertulis.

Adapun jalur destinasi wisata alam pendakian yang ditutup menuju Gunung Rinjani di antaranya jalur pendakian Senaru, jalur Torean, jalur Sembalun, jalur Timbanuh, jalur Tetebatu, dan jalur pendidikan Aik Berik. Total ada 6 jalur pendakian yang ditutup sementara selama 3 bulan.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat yang ingin mendaki pada akhir 2025 supaya segera melakukan pemesanan karena penutupan pemesanan (booking) tiket eRinjani paling lambat 28 Desember 2025 pukul 23.59 Wita.

Penutupan sementara pendakian di lima gunung besar Indonesia selama libur Nataru 2025–2026 menjadi langkah penting pemerintah untuk melindungi keselamatan pendaki sekaligus menjaga kelestarian alam.

Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan bijak dan mematuhi aturan demi keamanan bersama. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#jalur pendakian #Gunung Merapi #pendakian ditutup #pendaki #gunung rinjani #gunung salak #gunung semeru #gunung gede pangrango