Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Apa Kata Janice Tjen Usai Persembahkan 2 Emas dan 1 Perunggu di SEA Games 2025: “Akhir yang Sangat Berarti”

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 23 Desember 2025 | 14:22 WIB
Janice Tjen akhiri musim kompetisi 2025 dengan manis di SEA Games 2025.
Janice Tjen akhiri musim kompetisi 2025 dengan manis di SEA Games 2025.

RADAR SURABAYA — Senyum lega Janice Tjen menjadi penutup dari perjalanan panjangnya di SEA Games 2025.

Pada debutnya di ajang olahraga terbesar Asia Tenggara itu, petenis putri Indonesia tersebut tak sekadar pulang membawa medali, tetapi juga cerita tentang perjuangan, kebersamaan, dan rasa syukur.

Dua medali emas dan satu medali perunggu menjadi bukti nyata kerja kerasnya sepanjang tahun.

“Mengakhiri turnamen terakhir tahun ini dengan dua medali emas dan satu medali perunggu di SEA Games,” tulis Janice Tjen melalui akun Instagram pribadinya.

Kalimat singkat itu mencerminkan emosi seorang atlet yang berhasil menutup musim kompetisi dengan pencapaian terbaik.

Bagi Janice, SEA Games 2025 bukan hanya soal podium. Ia menekankan arti dukungan tim dan orang-orang terdekat yang terus hadir di setiap pertandingan, baik saat menang maupun ketika menghadapi tekanan.

“Sangat bersyukur kepada semua orang yang mendukung kami sepanjang minggu, melalui setiap momen, tantangan, dan kemenangan. Saya sangat bangga dengan tim ini dan semua yang telah kami perjuangkan bersama,” ujar petenis Jawa Timur ini.

Kontribusi Janice terasa krusial di sektor beregu putri. Berpasangan dengan Aldila Sutjiadi, ia menjadi kunci kemenangan Indonesia atas Thailand dengan skor 2–1.

Laga penentuan itu sekaligus memastikan medali emas pertama bagi Janice di SEA Games 2025.

Kepercayaan diri Janice terus terjaga saat turun di nomor ganda putri. Kembali berduet dengan Aldila Sutjiadi, ia tampil dominan dan tanpa kompromi.

Pasangan Thailand, Mananchaya Samangkaew dan Peangtarn Plipuech, dibuat tak berkutik setelah dikalahkan dengan skor telak 6–2, 6–1. Emas kedua pun resmi berada di genggaman.

Namun, perjalanan Janice di SEA Games 2025 juga diwarnai momen sulit. Pada nomor tunggal putri, ia terpaksa mundur di babak semifinal akibat masalah pernapasan saat menghadapi Mananchaya Samangkaew.

Meski gagal melaju ke partai puncak, perjuangan tersebut tetap menghadiahkan medali perunggu.

Bagi Janice Tjen, raihan dua emas dan satu perunggu bukan sekadar angka. Prestasi itu menjadi penanda kedewasaan sebagai atlet sekaligus penutup manis kalender kompetisi 2025.

Lebih dari itu, komentar-komentar penuh syukur yang ia sampaikan mencerminkan nilai kebersamaan dan semangat juang yang menjadi fondasi kesuksesannya di SEA Games.(rak)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#medali emas #SEA Games 2025 #Jawa Timur #janice tjen #tenis