Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Posko Ditutup, Bantuan Warga Surabaya untuk Korban Bencana Sumatera Tembus Rp 8,9 Miliar

Dimas Mahendra • Minggu, 21 Desember 2025 | 21:19 WIB
Wali Kota SUrabaya Eri Cahyadi meninjau posko peduli bencana banjir di Sumatera. (DIMAS MAHENDRA/RADAR SURABAYA)
Wali Kota SUrabaya Eri Cahyadi meninjau posko peduli bencana banjir di Sumatera. (DIMAS MAHENDRA/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Penutupan Posko Peduli Bencana Sumatra di Balai Kota Surabaya tak menjadi akhir dari gelombang solidaritas warga Kota Pahlawan. Hingga Jumat (19/12/2025), bantuan kemanusiaan dari kalangan pengusaha, yayasan, dan komunitas justru terus berdatangan, menegaskan kuatnya kepedulian Surabaya terhadap korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sehari setelah posko resmi ditutup pada Kamis malam (18/12/2025), deretan tokoh pengusaha dan pimpinan yayasan masih silih berganti menyerahkan bantuan. Mereka antara lain Direktur Utama PT Susanti Megah Hermawan Santoso, Direktur PT Ciputra Development Tbk sekaligus Senior Director Ciputra Group Sutoto Yakobus, perwakilan Yayasan Bhakti Sudijanto Atmojo, Ketua Yayasan Adijasa Pek Sugiharto.

Selain itu, Ketua Yayasan Boen Bio Michael Agusta, perwakilan PERPIT Jawa Timur Hadi Gunawan, Ketua Yayasan Cheng Ho H. Nurawi, serta Ketua Yayasan Surabaya Peduli Bangsa, David.

Bantuan yang disalurkan berupa logistik kebutuhan dasar hingga dana tunai. Total donasi dari para pengusaha dan yayasan Surabaya tersebut mencapai Rp 1.437.128.000. Sementara itu, Komunitas Ling Tien Kung Bandung Raya turut menyumbangkan dana tunai sebesar Rp 262.128.000.

Dukungan besar juga datang dari sektor korporasi. Perusahaan kopi Kapal Api menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 1,5 miliar untuk membantu penanganan dampak banjir dan longsor di wilayah Sumatera.

Seluruh bantuan diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Lobby Lantai 2 Balai Kota Surabaya. Eri menegaskan, meskipun posko resmi telah ditutup, Pemkot Surabaya tetap membuka pintu dan memfasilitasi setiap bantuan yang masuk.

“Walaupun posko sudah kami tutup Kamis malam, bantuan masih terus berdatangan. Insyaallah Jumat ini menjadi tahap akhir penerimaan, dan setelah itu akan segera kami kirimkan ke Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara,” ujar Eri.

Menurut dia, seluruh penyaluran bantuan dilakukan dengan koordinasi langsung bersama pemerintah daerah setempat agar bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

“Untuk bantuan dana, paling lambat Senin, 22 Desember 2025, akan kami transfer ke rekening masing-masing pemerintah daerah. Karena pemda setempat yang paling memahami kebutuhan warganya. Kami juga berkomunikasi langsung dengan kepala daerah di sana,” jelasnya.

Berdasarkan data hingga Jumat (19/12/2025), total bantuan yang berhasil dihimpun Pemkot Surabaya mencapai Rp 8.953.185.818. Jumlah tersebut terdiri atas bantuan logistik senilai Rp 1.253.843.712 yang sebagian telah dikirim dan sebagian masih tersimpan di Gudang Hitec, serta dana tunai sebesar Rp 4.500.086.106 yang siap ditransfer.

Total tersebut juga mencakup donasi dari pengusaha dan yayasan Surabaya sebesar Rp 1.437.128.000, bantuan Komunitas Ling Tien Kung Bandung Raya Rp262.128.000, serta donasi Kapal Api senilai Rp 1,5 miliar.

Eri menegaskan bahwa seluruh bantuan merupakan wujud kepedulian masyarakat Surabaya, bukan inisiatif pribadi pemerintah kota.

“Bantuan ini bukan dari wali kota atau Pemkot Surabaya. Ini murni dari warga, pengusaha, dan yayasan di Surabaya. Tugas kami hanya menyalurkan dan memastikan bantuan sampai kepada saudara-saudara kita yang terdampak,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas yang ditunjukkan warga Kota Pahlawan. “Semoga Surabaya dijauhkan dari bencana karena masih banyak warga dan pengusaha yang peduli dan gemar berbagi. Saya mendoakan semua pihak yang telah membantu diberi rezeki yang barokah, kesehatan, dan usaha yang semakin maju,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan bahwa donasi berasal dari dua jalur utama, yakni transfer langsung ke rekening Bangga Surabaya Peduli (BSP) serta melalui Baznas Kota Surabaya.

Selain dana, Pemkot Surabaya juga menerima bantuan logistik dengan total berat mencapai 16.102,6 kilogram. Logistik tersebut meliputi beras, mie instan, minyak goreng, gula, susu, perlengkapan balita, perlengkapan mandi, pakaian, selimut, obat-obatan, hingga paket sembako siap distribusi.

“Seluruh data logistik sudah melalui pendataan dan stok opname terakhir pada Kamis malam,” pungkas Irvan. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#sumatera utara #posko bencana #Boen Bio Kapasan #bantuan bencana #wali kota surabaya #ciputra group #Eri Cahyadi