RADAR SURABAYA - Persebata Lembata akan menjalani laga penting pada match ke-5 Liga Nusantara Grup D. Tim asal Nusa Tenggara Timur itu dijadwalkan menghadapi Wannal Brothers Papua di Lapangan Thor Surabaya, Selasa (16/12) dengan kickoff pukul 20.00 WIB.
Pertandingan ini krusial bagi Persebata untuk menjaga asa bersaing di klasemen Grup D. Hingga empat laga berjalan, tim berjuluk Laskar Sembur Paus baru mengoleksi empat poin hasil satu kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Posisi tersebut membuat Persebata wajib menambah poin agar tidak semakin tertinggal dari para pesaingnya.
Secara umum, performa Persebata terus menunjukkan perkembangan positif. Alur permainan mulai lebih rapi dan organisasi tim terlihat semakin padu. Tapi, satu catatan penting masih menjadi pekerjaan rumah tim pelatih, yakni kebiasaan kecolongan gol di menit-menit awal pertandingan.
Situasi itu kerap membuat Persebata berada dalam tekanan sejak awal laga dan menyulitkan tim asal NTT itu untuk mengembangkan permainan.
Di sisi lain, Wannal Brothers datang dengan kondisi kurang ideal. Tim asal Papua tersebut belum mengantongi poin dan masih bertengger di posisi terakhir klasemen sementara Grup D.
Dari empat laga yang sudah dijalani, Wannal Brothers belum sekalipun meraih kemenangan. Di atas kertas, peluang Persebata untuk mengamankan tiga poin terbuka lebar.
Namun, Persebata juga menghadapi kendala. Dua penyerang andalan dipastikan absen pada laga ini akibat akumulasi kartu kuning. Head coach Edward Togo dituntut cermat meracik strategi dan menentukan opsi terbaik di lini depan untuk mendampingi Y. Baghi sebagai tumpuan serangan.
Kabar baiknya, lini pertahanan Persebata terbilang cukup solid. Denis Domaking dan kawan-kawan tampil dominan dalam empat laga terakhir dan menjadi salah satu kekuatan utama tim. Sementara di lini tengah, peran Rusli cs diharapkan kembali mampu menjaga keseimbangan permainan.
Jika mampu tampil disiplin sejak menit awal dan menghilangkan kebiasaan kehilangan konsentrasi di awal laga, Persebata punya peluang besar memetik hasil maksimal pada pertandingan malam hari di Lapangan Thor Surabaya. (*)
Editor : Lambertus Hurek