RADAR SURABAYA– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan akan mempelajari surat permintaan bantuan yang diajukan Pemerintah Provinsi Aceh kepada dua
badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yakni United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF).
Permintaan bantuan tersebut berkaitan dengan upaya penanganan dampak banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November 2025.
Namun, Tito mengaku belum dapat memberikan tanggapan lebih lanjut karena belum membaca secara detail isi surat tersebut.
“Nanti kita pelajari,” ujar Tito Karnavian saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (15/12/2025) malam, usai Sidang Kabinet Paripurna dikutip dari Antara.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum mengetahui bentuk bantuan yang dimohonkan Pemprov Aceh kepada dua lembaga PBB tersebut. “Saya belum baca. Saya belum tahu bentuk bantuannya seperti apa,” katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah Provinsi Aceh, Muhammad MTA, membenarkan bahwa Pemprov Aceh telah melayangkan surat permintaan bantuan kepada UNDP dan UNICEF.
Menurutnya, kedua lembaga tersebut memiliki pengalaman panjang dalam pemulihan dan rehabilitasi pengungsi, khususnya pascabencana tsunami Aceh 2004.
“Kami mempertimbangkan UNDP dan UNICEF karena merupakan lembaga resmi PBB yang ada di Indonesia dan memiliki rekam jejak kuat dalam penanganan bencana.
Keterlibatan mereka sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan Aceh,” ujar Muhammad MTA, Minggu (14/12/2025).
Ia mengungkapkan, hingga saat ini sedikitnya 77 lembaga dan 1.960 relawan telah masuk ke Aceh untuk membantu penanganan bencana.
Para relawan dan lembaga kemanusiaan tersebut menyalurkan bantuan serta mendampingi para pengungsi di wilayah terdampak.
“Jumlah lembaga dan relawan berpotensi terus bertambah seiring berjalannya proses tanggap darurat dan pemulihan.
Atas nama masyarakat Aceh dan para korban, Gubernur menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi semua pihak,” katanya.
Gubernur Aceh yang dimaksud adalah Muzakir Manaf.
Bencana banjir bandang dan longsor melanda sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada 25 November 2025.
Hingga Senin (15/12/2025), jumlah korban jiwa akibat bencana di tiga provinsi tersebut mencapai 1.030 orang, sementara 206 warga masih dinyatakan hilang. Jumlah pengungsi per 15 Desember 2025 tercatat sebanyak 608.940 orang.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan