Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Seluruh Korban Kebakaran Kantor Terra Drone Telah Teridentifikasi, Dirut Ditetapkan Sebagai Tersangka

Nurista Purnamasari • Kamis, 11 Desember 2025 | 19:35 WIB
Tampak rekaman video para karyawan mencoba menyelamatkan diri saat kebakaran.
Tampak rekaman video para karyawan mencoba menyelamatkan diri saat kebakaran.

RADAR SURABAYA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri memastikan seluruh korban kebakaran kantor Terra Drone di Jakarta telah berhasil diidentifikasi.

Dari total 22 kantong jenazah, identitas seluruh korban kini sudah diketahui setelah proses rekonsiliasi yang dilakukan sejak Selasa malam hingga Rabu sore (10/12).

Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Prima Heru, menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan secara bertahap dengan hasil akhir 12 jasad teridentifikasi pada Rabu sore.

“Sampai sore hari ini (rabu, Red), tim DVI telah menyelesaikan seluruh identifikasi terhadap 22 kantong jenazah,” ujarnya dalam jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Proses Identifikasi

Prima Heru menjelaskan bahwa rekonsiliasi dilakukan tiga kali dalam sehari. Hasilnya, 3 korban teridentifikasi pada Selasa malam, 7 korban pada Rabu pagi, dan 12 korban pada Rabu sore. Dengan demikian, seluruh 22 korban telah diketahui identitasnya.

Sebelumnya, Brigjen Nyoman Eddy Purnama, Karo Dokpol Pusdokkes Polri, juga telah mengumumkan identitas 10 korban yang berhasil diidentifikasi melalui sidik jari, catatan medis, gigi, dan properti pribadi, yakni:

1. Pariyem, perempuan, 31 tahun, alamat Lampung Barat
2. Ninda Tan, perempuan, 32 tahun, alamat Serpong Utara, Tangerang Selatan
3. Muhammad Arief Budiman, laki-laki, 24 tahun, alamat Mampang Prapatan, Jaksel
4. Muhammad Apriyana, laki-laki, 40 tahun, alamat Sudimara Jaya, Tangsel
5. Della Yohana Simanjuntak, perempuan, 22 tahun, alamat Kebayoran Lama, Jaksel
6. Nasa Elia Sabita, perempuan, 27 tahun, alamat Tanah Abang, Jakpus
7. Atinia Isnaini Rasyidah, perempuan, 18 tahun, alamat Makasar, Jaktim
8. Rufaidha Lathiifunnisa, perempuan, 22 tahun, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, catatan medis dan properti
9. Novia Nurwana, perempuan, 28 tahun, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, medis, dan properti
10. Yoga Valdier Yaseer, laki-laki, 28 tahun, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, medis dan properti

Sedangkan 12 korban lain yang berhasil diidentifikasi yaitu:
1. Siti Sa'addah Ningsih, perempuan, 24 tahun
2. Emilia Salim Tan, perempuan, 23 tahun
3. Ervina, perempuan, 25 tahun
4. Chandra Faajriati, perempuan, 19 tahun
5. Tahsya Larasati, perempuan, 25 tahun
6. Sendy Wijaya, laki-laki, 27 tahun
7. Rayhansyah Pinago, laki-laki, 24 tahun
8. Chintia Leni, perempuan, 29 tahun
9. Rosdiana, perempuan, 26 tahun
10. Muh Ikhsanul Mirja, laki-laki, 22 tahun
11. Syaiful Fajar, laki-laki, 38 tahun
12. Assyifa Mulandar, perempuan, 25 tahun

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia berinisial MW sebagai tersangka atas musibah kebakaran yang mengakibatkan 22 orang meninggal dunia pada Selasa (9/12).

"Kami tetapkan MW (Dirut Terra Drone) sebagai tersangka," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, penetapan MW sebagai tersangka dilakukan setelah petugas memeriksa yang bersangkutan dan juga para saksi berjumlah 10 orang termasuk MW.

Roby mengatakan bahwa MW dikenakan dikenakan Pasal 187, 188 dan 359 KUHP terkait dengan sengaja atau kealpaannya hingga menyebabkan kebakaran dan bencana lainnya hingga terjadi kematian. "Kita kenakan Pasal 187,188, 359 KUHP," ujarnya.

Ia menambahkan untuk ancaman hukuman bagi tersangka yaitu 5 hingga 12 tahun kurungan penjara.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda rumah toko (ruko) Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Selasa (9/12). 22 orang tewas dalam perstiwa nahas tersebut.

Pengamat kebencanaan, Dr. Andi Prasetyo, menilai tragedi ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan kerja.

“Kebakaran di kantor Terra Drone menunjukkan perlunya audit keselamatan bangunan dan sistem evakuasi yang lebih ketat,” ujarnya. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#karyawan #jakarta #Terra Drone #Dirut #meninggal dunia #Kebakaran Terra Drone #tersangka