Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gubernur Sumbar Batalkan Pesta Pernikahan Anak, Alihkan Dana Resepsi untuk Korban Banjir Padang

Nurista Purnamasari • Kamis, 11 Desember 2025 | 06:27 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat meninjau lokasi bencana banjir.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat meninjau lokasi bencana banjir.

RADAR SURABAYA - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah membatalkan resepsi pernikahan anaknya yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Desember 2025.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah dilanda banjir bandang dan longsor di Kota Padang.

Mahyeldi menegaskan bahwa di tengah musibah yang merenggut korban jiwa dan memaksa ribuan warga mengungsi, tidak pantas bagi dirinya dan keluarga untuk merayakan pesta pernikahan.

“Sebagai ayah, tentu saya ingin hadir dalam momen bahagia keluarga. Namun sebagai Gubernur, saya harus mendahulukan amanah. Melihat kondisi Sumatera Barat yang sedang dilanda bencana, saya dan keluarga sepakat membatalkan pesta pernikahan anak kami,” ungkap Mahyeldi.

Dana Resepsi Dialihkan untuk Bantuan

Dana konsumsi resepsi dialihkan menjadi bantuan logistik bagi korban banjir. Keluarga Mahyeldi menyerahkan langsung 1.000 kilogram beras dan 2.830 kotak nasi siap santap ke posko bantuan di Kota Padang. Istri Mahyeldi, Harneli Bahar, bersama anak-anaknya turut memimpin penyaluran bantuan.

“Kami merasa lebih pantas mengalihkan dana resepsi untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang berduka,” ujar Harneli.

Keputusan Mahyeldi menuai apresiasi dari masyarakat dan tokoh publik. Pengamat kebijakan publik menilai langkah ini sebagai contoh nyata kepemimpinan yang mengutamakan rakyat.

“Di tengah bencana, keputusan membatalkan pesta keluarga adalah simbol empati dan solidaritas. Ini patut dicontoh pejabat lain,” kata pengamat sosial, Rizki Adidji.

Banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Barat pada awal Desember 2025 menimbulkan kerugian besar.

Ribuan warga mengungsi, puluhan rumah rusak, dan aktivitas ekonomi terganggu. Bantuan logistik menjadi kebutuhan mendesak bagi para korban.

Pembatalan resepsi pernikahan anak Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menjadi simbol kepedulian di tengah bencana.

Dengan mengalihkan dana konsumsi untuk bantuan korban banjir, Mahyeldi menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati adalah mendahulukan rakyat di atas kepentingan pribadi.

“Hakikat kepemimpinan adalah hadir di saat rakyat membutuhkan. Itulah yang kami lakukan,” pungkas Mahyeldi. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#mahyeldi ansharullah #gubernur sumbar #padang #Korban Banjir #banjir sumatera #pesta pernikahan #bantuan