Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kebakaran Ruko di Kemayoran Jakarta Tewaskan 22 Orang, Polisi Periksa 8 Saksi

Lambertus Hurek • Rabu, 10 Desember 2025 | 20:49 WIB

  

Anggota Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan di gedung Terra Drone yang terbakar di jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). (ANTARA)
Anggota Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan di gedung Terra Drone yang terbakar di jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). (ANTARA)

RADAR SURABAYA - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan sebanyak delapan orang saksi telah diperiksa terkait kebakaran rumah toko (ruko) Terra Drone di Kemayoran yang mengakibatkan 22 orang meninggal dunia pada Selasa (9/12).

"Sampai saat ini, sudah ada delapan orang yang diperiksa," kata Roby di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025.

 Menurut dia, delapan orang yang diperiksa sebagai saksi itu terdiri dari karyawan dan juga manajemen perusahaan tersebut.

 Baca Juga: BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Layanan Kapal di Wilayah Pesisir

Roby memastikan pihaknya menyelidiki kasus tersebut agar terang benderang, serta dapat diketahui apabila ada unsur pidana atau kelalaian yang menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

 "Karyawan dan manajemen perusahaan yang kami periksa," ujar Roby.

 Kebakaran Ruko Terra Drone yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12) siang menewaskan 22 orang.

 Dari keterangan pihak kepolisian, seluruh jasad yang ditemukan dalam keadaan utuh tanpa adanya luka bakar yang serius sehingga dapat dikenali.

  Baca Juga: Paparan Gadget Berlebihan Sebabkan Anak Lima Kali Lebih Rentan Gangguan Mental

Sementara itu, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan petugas menyelamatkan 19 orang dalam kejadian itu.

 Mereka menyelamatkan diri dengan berlari ke lantai paling atas, dan kemudian petugas menurunkan mereka.

 Kebakaran yang terjadi di Ruko Terra Drone itu menghanguskan lantai dasar, sementara enam lantai lainnya dalam kondisi aman.

 Menurut Bayu, 22 korban yang meninggal dunia itu paling banyak ditemukan di lantai 3 dan 5. Mereka diduga berusaha menyelamatkan diri, namun karena pintu darurat berada di lantai atas, mereka pun kelelahan.

  "Jalur akses ke atas ini kan juga butuh energi. Mungkin mereka kelelahan," tutur Bayu

Terra Drone merupakan bagian dari Terra Drone Group yang berfokus pada penyediaan jasa pemanfaatan pesawat nirawak atau drone untuk industri konstruksi, pertambangan, minyak dan gas, serta energi. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#kemayoran #Terra Drone #kebakaran ruko #jakarta pusat #Korban Kebakaran