RADAR SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaksanakan aksi sosial menyeluruh untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh dan Sumatera. .
Bantuan mencakup aspek pendidikan, pendampingan psikologis, hingga distribusi kebutuhan pokok sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Langkah ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan civitas akademika, relawan, serta dukungan program kampus untuk meringankan beban korban bencana.
Rektor Unesa, Prof. Nurhasan, menegaskan bahwa partisipasi kampus dalam penanggulangan bencana merupakan prioritas utama.
“Saling membantu dan gerak cepat dalam penanggulangan bencana saat ini sangat dibutuhkan oleh para korban,” ujarnya, Minggu (7/12).
Ia menjelaskan, bantuan pendidikan diberikan berupa keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga semester 8, bantuan biaya hidup selama satu semester, serta fasilitas pembelajaran bagi mahasiswa korban banjir.
“Kita berikan keringanan UKT, bantuan living cost, dan fasilitas pembelajaran agar mereka tetap bisa melanjutkan studi,” jelasnya.
Selain itu, Unesa juga merencanakan doa bersama dan lelang amal untuk menggalang dana tambahan. Puncak aksi peduli akan dilakukan pada 10 Desember dengan penerjunan relawan di seluruh daerah terdampak.
“Relawan ini akan memberikan bantuan langsung serta pendampingan psikologis untuk membantu korban mengatasi trauma dan stres pasca-bencana,” ungkap Nurhasan yang akrab disapa Cak Hasan.
Tim relawan terdiri dari Satuan Mitigasi Crisis Center (SMCC) Unesa, dosen, dan mahasiswa dari Fakultas Psikologi serta Fakultas Kedokteran yang telah terlatih secara profesional.
Bantuan kebutuhan pokok seperti makanan, air minum, pakaian, dan perlengkapan sanitasi juga akan disalurkan.
Unesa menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengevaluasi dampak bantuan agar pemulihan masyarakat terdampak banjir di Aceh dan Sumatera dapat berkelanjutan.
“Kami berkomitmen memastikan semua bantuan tersalurkan secara merata dan transparan, serta mendukung keberlanjutan pemulihan masyarakat,” pungkas Prof. Nurhasan. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari