RADAR SURABAYA – Raja Siahaan resmi menjadi kandidat tunggal Ketua PSSI Jawa Timur.
Pernyataan ini disampaikan Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, menjelang kongres pemilihan yang dijadwalkan pada 12 Januari 2026.
“Alhamdulillah, sampai hari ini hanya Raja Siahaan yang menyatakan kesiapan untuk maju. Semangat dan kesiapan beliau terlihat untuk memimpin sepak bola Jawa Timur ke depan,” kata Ahmad Riyadh.
Ahmad Riyadh menjelaskan, jika hingga batas akhir pendaftaran tidak ada calon lain, proses pemilihan akan mengarah pada calon tunggal.
Selanjutnya, transisi kepemimpinan akan dijalankan secara kondusif dengan mekanisme musyawarah.
“Kalau tidak ada tambahan calon, insya Allah kita akan lakukan masa transisi. Nantinya akan ada tim pendamping agar peralihan kepemimpinan kepada Raja Siahaan berjalan lancar dan berkesinambungan,” tambahnya.
Batas akhir pendaftaran calon Ketua PSSI Jatim ditutup hari ini pukul 24.00 WIB, sesuai prosedur Komite Pemilihan.
Ahmad Riyadh menegaskan, hingga kini belum ada pendaftaran resmi calon lain selain Raja Siahaan.
“Terkait munculnya nama lain, saya menghargai semua dukungan dan aspirasi. Namun sampai saat ini belum ada pendaftaran resmi dari calon lain. Prinsip saya tetap mengutamakan musyawarah,” ujarnya.
Setelah menjabat dua periode, Ahmad Riyadh menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan di PSSI Jatim demi keberlanjutan program dan pembinaan sepak bola. Ia berharap
Raja Siahaan dapat melanjutkan seluruh program yang sudah berjalan dengan dukungan tim transisi di bidang kompetisi, keuangan, dan perwasitan.
“Kita semua berharap ke depan Asprov PSSI Jawa Timur semakin baik,” tutup Ahmad Riyadh.
Raja Siahaan sendiri bukan orang baru di sepakbola, karena selama ini dia adalah Presiden Klub Mojokerto Putra.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan