RADAR SURABAYA - Solidaritas warga Kota Pahlawan kembali terbukti. Hanya dalam empat hari, Posko Peduli Bencana Sumatera yang dibuka Pemkot Surabaya berhasil mengumpulkan hampir Rp 200 juta dan berton-ton bantuan logistik untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ledakan kepedulian inilah yang membuat Pemkot Surabaya bergerak cepat mengirimkan bantuan tahap pertama melalui BPBD Provinsi Jawa Timur. Bantuan tersebut akan diterbangkan langsung ke daerah terdampak, Kamis (4/12).
Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, mengungkapkan bahwa antusiasme warga begitu besar sejak posko dibuka pada 30 November. “Dana donasi yang terkumpul Rp 194.901.239. Selain itu, warga membawa banyak kebutuhan pokok seperti beras, popok, mie instan, hingga perlengkapan ibadah,” jelas Irvan.
Dana tersebut langsung dibelanjakan untuk kebutuhan paling mendesak para penyintas, mulai dari beras, susu bayi dan balita, popok bayi dan dewasa, hingga makanan siap saji. Irvan memastikan pengiriman akan terus dilakukan secara bertahap, mengikuti jumlah bantuan yang siap diberangkatkan.
“Pengiriman dilakukan menggunakan pesawat kargo yang membawa bantuan gabungan dari BPBD Provinsi Jawa Timur,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, tak dapat menyembunyikan keprihatinannya setelah menerima laporan kondisi terkini di wilayah terdampak.
“Ada bayi yang terpaksa menggunakan plastik sebagai pengganti popok. Anak-anak kehilangan orang tua, mandi di sungai penuh lumpur, dan tidur tanpa alas memadai. Kondisinya benar-benar memprihatinkan,” tuturnya.
Karena itu, bantuan yang dikirim difokuskan pada kebutuhan paling mendesak. Beberapa di antaranya seperti 2,2 ton beras, puluhan karton susu bayi dan balita, popok bayi dan dewasa, pembalut wanita, mie dan makanan siap saji, hingga sarung, mukena, dan perlengkapan ibadah.
“Sekecil apa pun bantuan dari warga Surabaya sangat berarti untuk mereka,” tegas Linda.
Anggota BPBD Surabaya, Pratama, mengatakan bahwa posko terus dipadati warga yang datang membawa bantuan spontan. Barang-barang tersebut langsung dipilah dan diklasifikasi sebelum dikirimkan.
“Tahap pertama berangkat hari ini. Kalau bantuan sudah terkumpul banyak lagi, akan kami kirimkan tahap berikutnya,” ujarnya.
Pemkot Surabaya mengajak warga untuk terus berdonasi. Posko buka setiap hari pukul mulai pukul 08.00–21.00 WIB di Balai Kota Surabaya.bDonasi uang dapat disalurkan melalui Bank Jatim – BSP Tanggap Bencana: 0013444463, Bank BCA – Baznas Surabaya: 560450000, Bank BTN – Baznas Surabaya: 1110001116.
Pemkot juga menyediakan Layanan hotline jika ada warga yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut terkait posko bantuan ini. Warga bisa menghubungi langsung di nomor 0811-3116-163 dan 0812-1687-5107.
Sejauh ini, bantuan yang paling dibutuhkan ialah makanan pokok, perlengkapan sanitasi, popok bayi/dewasa, peralatan shelter (tenda, terpal, selimut, matras) dan perlengkapan kesehatan. Sementara air minum kemasan belum dapat diterima karena keterbatasan beban kargo.
Pemkot Surabaya menegaskan bahwa gelombang solidaritas ini bukan sekadar bantuan logistik, tetapi wujud nyata gotong royong antarwarga bangsa.
“Dengan dukungan masyarakat yang tak henti mengalir, kami berharap saudara-saudara kita di Sumatera bisa segera bangkit dari kondisi yang sangat berat ini,” pungkasnya. (*)
Editor : Lambertus Hurek