Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Raja Siahaan Resmi Daftar Bakal Calon Ketua PSSI Jatim, Fokus Pembinaan Usia Muda dan Sepak Bola Putri

Andy Satria • Kamis, 4 Desember 2025 | 00:56 WIB
Raja Siahaan (dua dari kanan) maju menjadi bakal calon ketua umum PSSI Jawa Timur.
Raja Siahaan (dua dari kanan) maju menjadi bakal calon ketua umum PSSI Jawa Timur.

RADAR SURABAYA – Presiden Klub PS Mojokerto Putra, Raja Siahaan, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua PSSI Jawa Timur periode 2026–2030 di Kantor PSSI Jatim, Rabu (3/12).

Pendaftaran ini menegaskan komitmen Raja untuk memperkuat ekosistem sepak bola Jawa Timur, khususnya melalui pembinaan usia muda dan pengembangan sepak bola putri.

Seluruh dokumen persyaratan diserahkan dan diterima langsung oleh Ketua Komite Pemilihan (KP), Makin Samiaji Rahmat, didampingi anggota KP, Anas Sulaiman.

Raja memastikan semua berkas yang diwajibkan lengkap, termasuk dukungan tertulis dari delapan klub.

“Dokumen tadi telah diterima oleh Ketua KP, Pak Makin, bersama anggota KP, Pak Anas. Seluruh syarat sebagai calon ketua umum sudah kami penuhi,” kata Raja.

Ia menambahkan bahwa proses pendaftaran masih dibuka hingga 7 Desember, dan kini tinggal menunggu proses verifikasi tim KP.

Apresiasi Terhadap Kepemimpinan Ahmad Riyadh

Raja Siahaan menyampaikan apresiasi terhadap berbagai terobosan yang sudah dilakukan Ketua Asprov PSSI Jatim saat ini, Ahmad Riyadh.

Ia menyoroti pendaftaran Liga 4 tanpa biaya dan pemberian jersey gratis bagi seluruh peserta.

“Bapak Ahmad Riyadh telah melakukan terobosan yang bagus. Itu mungkin satu-satunya di Indonesia,” ujar Raja.

Ia juga memuji prestasi Asprov Jatim yang kembali meraih medali emas pada gelaran PON XXI Aceh-Sumut 2024 sebuah capaian yang sudah lama tidak diraih Jawa Timur sejak PON 2008 Kalimantan Timur.

“Program jangka pendek saya adalah meneruskan apa yang sudah baik. Ini tantangan berat bagi saya dan tim agar prestasi yang dibangun Pak Ahmad Riyadh bisa kami lanjutkan,” tambahnya.

Fokus Pembinaan Usia Muda

Salah satu prioritas utama Raja jika terpilih adalah pengembangan pembinaan usia muda. Menurutnya, kompetisi usia dini di Jawa Timur masih terbatas hanya pada kategori U-13 dan U-15.

“Saya akan menghidupkan kompetisi untuk anak usia 9 dan 11 tahun. Pembinaan usia muda adalah yang paling penting bagi perkembangan sepak bola Jatim. Kualitas pembinaan menjadi kunci lahirnya atlet berprestasi,” tegasnya.

Selain itu, Raja juga menekankan pengembangan sepak bola putri di Jatim. Ia mengangkat slogan “Kebersamaan Askot-Askab Membawa Kejayaan Asprov PSSI Jatim” sebagai semangat membangun ekosistem sepak bola yang inklusif.

“Untuk sepak bola wanita, kami akan bekerja sama dengan Askot-Askab dan Aspot agar kompetisi putri bisa hidup dan berkembang. Jika Aspot berjalan sukses, saya yakin Asprov juga akan sukses,” jelas Raja.

Optimistis Mendapat Dukungan

Raja optimistis memenangkan pemilihan karena telah mengantongi dukungan tertulis sebesar 75 persen dari pemilik suara.

“Per hari ini kami sudah menerima 75 persen dukungan, dan jumlah itu terus bertambah. Masih ada waktu hingga 7 Desember, jadi kami optimis dukungan lain akan menyusul,” ungkapnya.

Dengan capaian tersebut, Raja menegaskan keyakinannya untuk terpilih sebagai Ketua Asprov PSSI Jawa Timur periode 2026–2030.

Proses Verifikasi dan Tahapan Kongres

Komite Pemilihan mulai memproses verifikasi berkas dan dukungan bakal calon ketua pada 8–11 Desember. Ketua KP, Makin Rahmat, menyebut semua dukungan dari sekitar 65 klub sedang diperiksa untuk memastikan keabsahan sesuai regulasi.

“Kami cek apakah dukungan itu sah menurut aturan, apakah satu klub berhak sebagai pemilih, dan sebagainya. Hasilnya baru disimpulkan setelah verifikasi selesai,” kata Makin.

Sesuai tahapan, daftar bakal calon yang memenuhi syarat akan diumumkan pada 12 Desember, disusul masa sanggah sebelum penetapan final.

Beberapa syarat administratif, seperti foto 4×6, surat keterangan integritas, SKCK, dan dukungan klub, akan diverifikasi ulang oleh tim KP.

Makin juga menegaskan bahwa calon tunggal tetap harus melalui kongres untuk menentukan aklamasi atau voting.

Selain itu, calon bisa gugur jika terbukti memiliki rekam jejak pidana atau tidak memenuhi syarat usia.

“Kalau usia tidak memenuhi, otomatis gugur dan tidak bisa banding karena itu syarat mutlak. Semua syarat administratif sudah terpenuhi, namun nanti diverifikasi ulang oleh tim,” pungkas Makin.(sam)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#ps mojokerto putera #Raja Siahaan #pssi jatim #ahmad riyadh