RADAR SURABAYA - Jumlah korban meninggal akibat banjir disertai longsor di Kabupaten Agam kembali bertambah. BNPB mengatakan total korban kini mencapai 74 jiwa. Data itu mengacu laporan BPBD Agam per Jumat malam.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban tersebar di lima kecamatan. Di Palembayan saja tercatat 27 warga meninggal, terdiri atas 21 orang yang sudah teridentifikasi dan enam lainnya menunggu proses identifikasi.
Menurut dia, pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan tim gabungan. Sejumlah titik terdampak yang sulit dijangkau diprioritaskan karena dikhawatirkan masih ada korban lain yang tertimbun material longsoran.
BNPB menegaskan seluruh unsur SAR gabungan tetap bergerak di lapangan. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan relawan juga memperluas area pencarian untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat.
Selain itu, pelayanan bagi warga terdampak terus dioptimalkan, terutama kebutuhan dasar di lokasi pengungsian.
BNPB mengingatkan potensi cuaca ekstrem yang terjadi di tanah air pada bulan Desember. Curah hujan diperkirakan makin meningkat hingga awal tahun 2026. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera melakukan langkah antisipasi. (*)
Editor : Lambertus Hurek