Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Unesa Gelar Dirjen Dikti Cup 2025, Mutu Turnamen Catur Nasional Naik Kelas dengan Sport Science

Andy Satria • Minggu, 30 November 2025 | 13:38 WIB
Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Nurhasan, bertanding catur melawan GM Susanto Megaranto saat pembukaan turnamen di FIKK Unesa.
Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Nurhasan, bertanding catur melawan GM Susanto Megaranto saat pembukaan turnamen di FIKK Unesa.

RADAR SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi menghelat Dirjen Dikti Cup 2025, turnamen catur nasional yang digelar pada 29–30 November di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK).

Meski baru edisi perdana, ajang ini langsung menonjol berkat penerapan teknologi sport science yang meningkatkan kualitas dan profesionalisme pertandingan.

Sebanyak 325 peserta dari berbagai daerah turut berkompetisi dalam lima kategori: Umum, Mahasiswa Putra, Mahasiswa Putri, SMA Putra, dan SMA Putri.

Jumlah peserta yang besar menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus potensi pengembangan ekosistem catur di lingkungan akademik.

Rektor Unesa, Nurhasan, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar agenda kompetisi, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan olahraga catur di Indonesia.

“Ini bukan hanya memperkuat turnamen, tetapi menunjukkan bahwa ekosistem catur kita terus bertumbuh menuju level dunia.

Penerapan sport science membuat sistem pertandingan lebih terukur, objektif, dan profesional,” ujarnya.

Menurut Nurhasan, Unesa telah menyiapkan peningkatan skala turnamen pada tahun mendatang.

Mereka menargetkan Dirjen Dikti Cup naik menjadi ajang internasional dengan penambahan kategori junior dan nomor pertandingan lainnya.

“Tahun depan akan kita tingkatkan menjadi internasional. Tambahan kategori baru akan membuat catur semakin membumi dan pada akhirnya menuju kelas dunia,” tambahnya.

Turnamen dibuka oleh Dirjen Dikti Kemdiktisaintek, Khairul Munadi, yang memberikan apresiasi atas kualitas penyelenggaraan.

Ia menilai catur merupakan cabang olahraga yang memiliki kedekatan kuat dengan budaya akademik.

“Ini inisiatif luar biasa dari Unesa. Kita ingin menunjukkan kepada publik bahwa dunia akademik dan catur sebagai olahraga otak memiliki hubungan erat,” jelasnya.

Khairul berharap turnamen dengan standar tinggi seperti ini dapat berlanjut dan menjadi bagian dari kegiatan intelektual yang lebih luas.

“Kami berharap kegiatan seperti ini berlanjut dan semakin banyak rangkaian acara agar catur makin dikenal masyarakat,” ujarnya.

Dengan format waktu pikir 15+10 serta total hadiah Rp100 juta, Dirjen Dikti Cup 2025 tercatat sebagai salah satu turnamen catur akademik terbesar dan paling kompetitif di Indonesia tahun ini.

Penerapan teknologi, standar pertandingan ketat, dan rencana ekspansi internasional menjadikan ajang ini langkah strategis dalam peningkatan mutu turnamen catur nasional.(sam) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Dirjen Dikti Cup 2025 #sport science #Universitas Negeri Surabaya #FIKK #Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan #catur