Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Connecting Up Padel Muslim Tournament Digelar di Surabaya, Target Empat Turnamen Setahun

Andy Satria • Minggu, 30 November 2025 | 09:37 WIB
Muhammad Yusuf Ibnu Abdurrahman (kiri) bersama Ketua Umum KONI Surabaya Arderio Hukom.
Muhammad Yusuf Ibnu Abdurrahman (kiri) bersama Ketua Umum KONI Surabaya Arderio Hukom.

RADAR SURABAYA — Connecting Up Padel Muslim Tournament resmi berlangsung di Jungle Padel Surabaya, Sabtu (29/11/2025).

Turnamen ini tercatat sebagai ajang padel bernuansa muslim pertama dan terbesar di Kota Pahlawan, menghadirkan 96 peserta undangan dari berbagai latar belakang seperti pengusaha, influencer, artis, hingga tokoh politik.

SC Connecting Up Padel Muslim Tournament, Muhammad Yusuf Ibnu Abdurrahman, menyebut turnamen ini sebagai langkah awal membangun ekosistem padel muslim di Indonesia.

“Ini merupakan turnamen padel muslim pertama dan terbesar di Surabaya. Pesertanya beragam, mulai dari pengusaha, influencer, artis, hingga politikus,” ujarnya.

Yusuf juga menargetkan penyelenggaraan empat turnamen padel muslim dalam satu tahun. “Insyaallah setahun akan ada empat turnamen dengan skala lebih besar dan menantang,” jelasnya.

Sebagai volume pertama, ia mengakui masih ada kekurangan yang akan menjadi evaluasi menuju edisi berikutnya. “Insyaallah volume kedua akan hadir dengan konsep lebih matang dan menarik,” tambahnya.

Turnamen ini sekaligus mencatat sejarah sebagai ajang padel muslim pertama yang menggelar salat berjamaah di tengah lapangan, dilanjutkan salat gaib untuk korban bencana di Sumatera Utara.

“Kami bukan hanya bertanding, tetapi juga menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara di Sumut,” ujar Yusuf.

Silaturahmi, Kolaborasi, dan Kepedulian Sosial

Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Gerindra, Cahyo Harjo Prakoso, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang menurutnya mampu menjadi ruang silaturahmi lintas profesi.

“Ini kegiatan yang luar biasa. Tidak hanya membangun aktivitas positif, tetapi juga menciptakan relasi baru. Ada atlet, profesional, dan entrepreneur. Olahraga mempererat persatuan dan silaturahmi,” ungkap Cahyo.

Ia juga menyoroti nilai kepedulian sosial melalui pelaksanaan salat Jumat dan salat gaib. “Kami mengapresiasi panitia yang tetap mengajak salat berjamaah serta mendoakan korban musibah di Sumatera,” katanya.

Model Kompetisi Modern dengan Sentuhan Religi

Ketua Umum KONI Surabaya, Arderio Hukom, memuji konsep Muslim Padel Tournament yang dinilai profesional dan inovatif.

Menurutnya, turnamen ini menawarkan format kompetisi modern dengan sport theme, gim interaktif, serta hadiah bernilai tinggi.

“Banyak gim menarik dan hadiah luar biasa, bahkan tergolong hadiah mahal untuk event komunitas,” ujarnya.

Arderio juga menyoroti ketepatan waktu dan alur acara yang menunjukkan profesionalitas panitia. Ia menilai model kompetisi semacam ini bisa menjadi inspirasi bagi cabang olahraga lain di Surabaya.

“Semoga konsep sport theme seperti ini bisa dicontoh cabor-cabor lain. Kita ingin ekosistem olahraga di Surabaya lebih hidup dan menjanjikan bagi dunia usaha,” tegasnya.

Turnamen ini juga menjadi yang pertama menghadirkan salat berjamaah dan salat gaib di jeda pertandingan.

“Ini nilai tambah yang sangat baik,” tambah Arderio.

Ia turut mendorong pelaku usaha agar lebih aktif mendukung event olahraga di Surabaya.(sam) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#padel #turnamen #Ketua Umum KONI Surabaya #Arderio Hukom #Muhammad Yusuf Ibnu Abdurrahman #Connecting Up Padel Muslim Tournament