RADAR SURABAYA – Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (28/11) sore, Green Force harus puas berbagi angka usai laga berakhir imbang 1-1.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya membuka keunggulan lewat gol bunuh diri kiper Bhayangkara, Aqil Savik.
Sementara tuan rumah menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir melalui Dendy Sulistyawan.
Laga Berjalan Ketat dan Penuh Tekanan
Pertandingan berlangsung keras dengan total sembilan kartu kuning yang dikeluarkan wasit. Empat kartu diberikan kepada pemain Bhayangkara dan lima lainnya kepada pemain Persebaya.
Sejak awal, kedua tim tampil terbuka dan saling menekan. Peluang berbahaya juga tercipta hampir seimbang dari kedua kubu.
Pada babak pertama, Persebaya lebih banyak ditekan oleh Bhayangkara. Meski begitu, Green Force tetap mengancam lewat beberapa peluang, termasuk tendangan keras Milos Raickovic yang masih melambung di atas mistar.Babak pertama pun berakhir imbang tanpa gol.
Persebaya Unggul Lebih Dulu sebelum Disamakan
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif. Kapten tim, Bruno Moreira, mendapatkan peluang pada menit ke-49, namun tendangannya masih melebar.
Peluang emas kembali hadir pada menit ke-56 melalui Malik Risaldi, tetapi mampu dipatahkan Aqil Savik.
Gol akhirnya tercipta pada menit ke-82. Berawal dari tusukan fullback Catur Pamungkas, sapuan bek Bhayangkara Putu Gede mengenai tubuh Aqil Savik dan berujung menjadi gol bunuh diri. Persebaya unggul 1-0.
Pelatih Uston Nawawi kemudian melakukan pergantian pemain untuk menjaga ritme permainan.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Bhayangkara meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-98 melalui Dendy Sulistyawan. Gol tersebut menutup laga dengan skor 1-1.
Persebaya Surabaya Amankan Satu Poin di Tandang
Hasil imbang ini membuat Persebaya tetap membawa pulang satu poin berharga dari kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Walau gagal menang, performa agresif di babak kedua menjadi catatan positif bagi Green Force dalam persaingan Liga 1 musim ini.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan