Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Unesa Village Awards 2025: Delapan Desa Berebut Inovasi Pangan Lokal

Rahmat Sudrajat • Kamis, 27 November 2025 | 01:56 WIB
Para finalis tampil di Auditorium Gedung Rektorat Lantai 11, Kampus II Lidah Wetan.
Para finalis tampil di Auditorium Gedung Rektorat Lantai 11, Kampus II Lidah Wetan.

RADAR SURABAYA — Delapan desa terbaik dari berbagai provinsi tampil pada Unesa Village Awards (UVA) 2025, kompetisi yang menyoroti inovasi desa dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan.

Ajang ini digelar di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada 26 November 2025 dan memasuki babak final.

Para peserta membawa praktik terbaik yang telah diterapkan di desa masing-masing, mulai dari pengembangan pangan lokal, pemanfaatan lahan produktif, hingga penguatan ekonomi berbasis komunitas.

UVA tahun ini mengusung tema Lomba Desa Swasembada Pangan dan menghadirkan delapan finalis dari berbagai provinsi setelah seleksi portofolio yang ketat.

Wakil Rektor Unesa, Bambang Sigit Widodo, menekankan pentingnya inovasi desa sebagai fondasi pembangunan nasional.

"Indonesia kuat bila desa kuat. Perguruan tinggi harus bergerak bersama pemerintah dan industri melalui aksi nyata," ujarnya.

Kepala LPPM Unesa, M. Turhan Yani, menyatakan bahwa UVA merupakan wujud komitmen kampus Rumah Para Juara dalam memberdayakan desa secara berkelanjutan. "UVA memicu lahirnya lebih banyak inovasi desa yang berdampak bagi bangsa," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Desa dan Daerah LPPM Unesa, Mufarrihul Hazin, menyebut lima indikator utama dalam penilaian UVA: inovasi pangan, ketersediaan pangan, akses pangan, peningkatan gizi, dan keberlanjutan program.

Para finalis dipilih sebagai inovator terbaik dari proses seleksi panjang dan kompetitif.

Kemendes PDTT melalui Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa, Andrey Ikhsan Lubis, memberikan apresiasi atas konsistensi Unesa.

"Masa depan ketahanan pangan Indonesia ada di desa. Para petani, nelayan, ibu-ibu penggerak pangan lokal, dan pemerintah desa adalah kekuatan sesungguhnya," ungkapnya.

Andrey menambahkan, UVA bukan sekadar kompetisi, tetapi gerakan berkelanjutan yang mendorong transformasi nyata desa serta menjadi inspirasi bagi desa lain menjelang Indonesia Emas 2045.(rmt) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#UNESA #2025 #UVA #Unesa Village Awards