Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Innovnesa Unesa Tampilkan 79 Produk Inovatif, Dorong Hilirisasi Riset ke Industri

Rahmat Sudrajat • Selasa, 25 November 2025 | 01:35 WIB
Karya dari dosen dan mahasiswa yang dipamerkan di Innovnesa di lantai ground rektorat Unesa. Diharapkan bisa menjadi jembatan dengan industri.
Karya dari dosen dan mahasiswa yang dipamerkan di Innovnesa di lantai ground rektorat Unesa. Diharapkan bisa menjadi jembatan dengan industri.

RADAR SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menghadirkan gebyar inovasi melalui gelaran Innovation Product Exhibition Unesa (Innovnesa) ke-3 yang dibuka di Gedung Rektorat Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Senin (24/11).

Tahun ini, sebanyak 79 produk inovatif karya dosen dan mahasiswa dipamerkan, mulai dari teknologi industri, digitalisasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Pameran dibuka dengan kehadiran sejumlah tokoh dari kalangan akademik, pemerintah, dan industri yang menunjukkan kuatnya dukungan terhadap pengembangan inovasi perguruan tinggi.

Wakil Rektor III Unesa, Bambang Sigit Widodo, menegaskan bahwa Innovnesa tidak hanya menjadi ajang apresiasi kreativitas, tetapi juga langkah strategis mempercepat hilirisasi riset ke dunia industri.

“Harapan kami, produk hasil riset dosen dan mahasiswa dapat berkembang hingga tahap scaling up dan memasuki dunia industri. Tantangan terbesar selama ini adalah menjembatani perguruan tinggi dengan sektor industri,” jelasnya.

Bambang juga menyebut bahwa tingginya minat terhadap program vokasi menjadi modal penting. Berdasarkan tracer study, sebagian besar lulusan Unesa terserap dunia kerja dalam kurun kurang dari enam bulan.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Surabaya. Kepala Bappedalitbang Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengatakan bahwa

Surabaya tengah memperkuat ekosistem inovasi melalui model kolaborasi heptahelix, yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, industri, komunitas, media, dan NGO.

“Surabaya setiap tahun terus meningkatkan inovasi dan bahkan mendapatkan predikat kota terinovatif di Indonesia. Ke depan, heptahelix ini harus menjadi penghubung antara inovasi kampus dan kebutuhan pasar,” ujarnya.

Irvan menambahkan bahwa Pemkot saat ini sedang menyiapkan innovation hub yang akan mempertemukan pelaku industri kreatif, peneliti, dan startup berbasis teknologi.

Selain itu, pemerintah kota juga mengalokasikan lebih dari Rp190 miliar untuk program pendidikan tahun depan, termasuk beasiswa bagi mahasiswa vokasi.

Kepala Inkubator Bisnis Unesa, Hapsari Peni, mengatakan bahwa pameran tahun ini melibatkan inovator dari berbagai kampus lain seperti Unair, ITS, dan Unipa.

“Dari Unesa sendiri, ada produk penelitian dosen dan mahasiswa dari tiga bidang, yaitu disabilitas, olahraga, dan seni, tanpa meninggalkan teknologi pendidikan. Ada juga inovasi yang berkolaborasi dengan AI,” jelasnya.

Beberapa produk unggulan yang ditampilkan antara lain volleyball tactical information skill, speeder by cycle, dan mobil listrik buatan civitas akademika Unesa.

Gelaran Innovnesa ke-3 dibuka hingga 26 November 2025 dan diharapkan menjadi agenda tahunan untuk memperkuat hilirisasi inovasi, riset terapan, dan komersialisasi teknologi.(rmt

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Bambang Sigit Widodo #Universitas Negeri Surabaya #Wakil Rektor III Unesa #Innovation Product Exhibition Unesa #UNESA #Innovnesa