Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Coach Edu Tinggalkan Pesan Menyentuh untuk Kota Surabaya, Persebaya Siapkan Arah Baru Tim

Andy Satria • Senin, 24 November 2025 | 22:32 WIB
Eduardo Perez hanya memberika empat kemenangan untuk Persebaya .
Eduardo Perez hanya memberika empat kemenangan untuk Persebaya .

RADAR SURABAYA – Persebaya Surabaya resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Eduardo “Edu” Perez setelah enam bulan kebersamaan. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram Official Persebaya sesaat setelah Bajol Ijo bermain imbang 1-1 melawan Arema FC dalam laga sarat gengsi di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (22/11). Keputusan itu menandai perubahan besar dalam perjalanan tim di tengah kompetisi yang masih berlangsung.

Perpisahan ini sontak menjadi sorotan publik, terutama karena Edu dikenal dekat dengan para pemain dan pendukung Green Force. Meski harus berpisah, pelatih asal Spanyol tersebut tetap menunjukkan rasa hormat dan kebanggaannya kepada Persebaya dan Kota Surabaya. Dalam konferensi pers seusai pertandingan, ia menyampaikan pesan yang menyentuh dan penuh penghargaan.

“Saya menikmati semuanya. Saya tahu betapa pentingnya klub ini. Persebaya adalah klub besar dengan sejarah besar,” ujar Edu mengawali ucapannya.

Menurutnya, Persebaya bukan sekadar tim dengan pemain bertalenta, tetapi juga rumah bagi pesepak bola bermental pejuang. Karakter itu dinilainya sangat sesuai dengan identitas Kota Surabaya yang dikenal sebagai kota para pejuang.

“Saya tahu di mana saya berada. Sejak menit pertama, saya bisa merasakan kota ini. Saya tahu persis apa arti kota ini—para pejuang, para petarung,” ucapnya.

Selama enam bulan memimpin Persebaya, Edu mengaku telah memberikan seluruh energi dan dedikasinya. Meski hasil laga belum sepenuhnya memuaskan, ia bangga bisa bekerja bersama skuad muda dan penuh potensi.

“Saya sangat senang berada di sini, bekerja dengan klub ini dan para pemainnya. Anda tidak pernah benar-benar bisa beristirahat, dan Anda harus menikmati setiap hari. Saya mencoba memberikan perhatian maksimal setiap hari,” tuturnya.

Kepergian Edu memunculkan sejumlah spekulasi mengenai arah baru yang akan diambil Persebaya dalam menatap sisa musim. Manajemen klub disebut tengah menyiapkan pelatih pengganti untuk menjaga stabilitas tim dan mempertahankan konsistensi permainan. Para pendukung tentu berharap pergantian ini membawa energi baru untuk mendongkrak performa Persebaya yang masih berjuang di papan tengah.

Bagi Persebaya, momen ini menjadi titik evaluasi penting. Sementara bagi Coach Edu, Surabaya tampaknya telah meninggalkan kesan mendalam yang akan selalu diingat. Dalam penutup pesannya, ia seolah menegaskan kedekatannya dengan kota dan klub: Persebaya bukan sekadar tempat bekerja, tetapi pengalaman yang membekas.

Dengan berakhirnya era singkat Coach Edu, perhatian kini tertuju pada langkah berikutnya yang akan diambil manajemen. Pendukung Green Force menanti sosok baru yang mampu membawa Persebaya kembali tampil garang dan stabil di kompetisi. Perubahan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan baru bagi tim kebanggaan Kota Pahlawan.(sam)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#green force #eduardo perez #Persebaya Surabaya #Coach Edu