Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gus Yahya Tegaskan Tak Akan Mundur dari Jabatan Ketua Umum PBNU, Klarifikasi soal Dokumen dan Isu Internal

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 23 November 2025 | 14:44 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan dirinya tidak memiliki niat untuk mundur dari jabatannya.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan dirinya tidak memiliki niat untuk mundur dari jabatannya.

RADAR SURABAYA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan dirinya tidak

memiliki rencana untuk mundur dari jabatannya, di tengah munculnya dinamika dan isu internal yang beredar luas di publik.

Ia memastikan masa amanah yang diterimanya dari Muktamar Ke-34 akan dijalankan penuh selama lima tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya di hadapan awak media setelah memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu dini hari.

Klarifikasi Soal Dokumen Internal yang Beredar

Gus Yahya menegaskan bahwa hingga kini dirinya belum menerima surat resmi apa pun terkait isu yang berkembang.

Termasuk dokumen yang beredar tentang risalah rapat harian Syuriyah pada Kamis (20/11), yang disebut-sebut berisi permintaan agar dirinya mundur dari jabatan ketua umum.

Menurutnya, dokumen tersebut perlu dicek keabsahannya karena PBNU menggunakan tanda tangan digital dalam berbagai surat resmi.

“Semua dokumen yang beredar di media maupun masyarakat harus dicek kembali keabsahannya, termasuk melalui verifikasi tanda tangan digital,” ujar Gus Yahya.

Syuriyah PBNU Tidak Berwenang Memberhentikan Ketua Umum

Gus Yahya juga meluruskan bahwa Syuriyah PBNU tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan ketua umum ataupun anggota organisasi yang memegang jabatan struktural.

Ia mengingatkan bahwa mekanisme pemberhentian hanya bisa dilakukan melalui prosedur organisasi yang sah.

Meski begitu, ia tetap menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas dan mencari jalan terbaik bagi kepentingan organisasi.

“Saya sudah menjalin komunikasi dengan jajaran Syuriyah. Saya berharap rekonsiliasi internal dapat segera terwujud bersama para kiai sepuh dan struktur terkait,” katanya.

Bantah Tuduhan Aliran Dana Ratusan Miliar

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yahya secara tegas membantah tuduhan yang menyebut dirinya menikmati aliran dana ratusan miliar.

Ia menolak bertindak berdasarkan kabar yang tidak jelas dan menegaskan perlunya data serta bukti yang valid sebelum mengambil langkah apa pun.

“Saya tidak akan mengambil langkah tanpa kejelasan data dan bukti. Saya menolak bertindak berdasarkan dugaan atau isu yang tidak berdasar,” tegasnya.

Siap Bertemu Para Ulama untuk Minta Nasihat dan Doa

Sebagai bagian dari proses penyelesaian internal, Gus Yahya juga dijadwalkan bertemu para ulama pada hari ini.

Pertemuan tersebut bertujuan meminta nasihat serta doa demi menjaga keutuhan organisasi.

Dengan klarifikasi ini, Gus Yahya berharap dinamika internal dapat ditangani secara baik, sehingga PBNU tetap solid menjalankan tugas besar dalam menjaga kemaslahatan umat dan bangsa.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Syuriyah #PBNU #Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama #Yahya Cholil Staquf