Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gunung Sangeang Api Naik Status Waspada, BPBD Imbau Warga Kosongkan Pulau

Nurista Purnamasari • Minggu, 23 November 2025 | 02:03 WIB

 

Gunung Sangeang Api yang membentuk Pulau Sangeang saat ini dihuni sekitar 100 jiwa.
Gunung Sangeang Api yang membentuk Pulau Sangeang saat ini dihuni sekitar 100 jiwa.

RADAR SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, mengimbau warga untuk segera mengosongkan Pulau Sangeang menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sangeang Api.

Imbauan ini disampaikan setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status gunung dari level I (normal) menjadi level II (waspada) pada Sabtu (22/11).

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan para kepala desa di wilayah pesisir untuk mensosialisasikan imbauan ini. Warga yang masih berada di Pulau Sangeang diminta segera meninggalkan pulau,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bima, Nurul Huda, dikutip dari Antara.

PVMBG mencatat intensitas kegempaan Gunung Sangeang Api meningkat signifikan sejak awal November.

Pada 18 November 2025, tercatat 43 gempa hembusan, disertai lima gempa tornillo, 25 gempa vulkanik dalam, enam gempa vulkanik dangkal, 31 gempa tektonik lokal, dan 56 gempa tektonik jauh.

Gunung Sangeang Api yang membentuk Pulau Sangeang saat ini dihuni sekitar 100 jiwa, mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak.

PVMBG merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung, dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah utama, serta menghindari sektor timur tenggara hingga garis pantai sejauh 6,5 kilometer.

BPBD Bima juga meningkatkan koordinasi pemantauan, penyebaran informasi larangan mendekati radius bahaya, serta pendataan logistik dasar jika kondisi aktivitas gunung api semakin memburuk.

Camat Wera, Ilham, yang wilayahnya berhadapan langsung dengan Gunung Sangeang Api, menyebut aktivitas warga masih berjalan normal. “Masyarakat masih beraktivitas seperti biasa. Untuk dampak, sejauh ini belum ada,” ujarnya. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bima #gunung berapi #pvmbg #nusa tenggara barat #bpbd #Gunung Sangeang Api