RADAR SURABAYA — Menjelang Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Surabaya 2025, dukungan terhadap Arderio Hukom semakin menguat.
Sejumlah cabang olahraga (cabor) menyatakan siap memilih Arderio sebagai ketua baru, didukung pula oleh perwakilan karate dan silat
Surabaya yang menilai dirinya sebagai sosok visioner, berjejaring luas, dan memiliki komitmen kuat membangun ekosistem olahraga Surabaya.
Tokoh karate Surabaya, Alexander Sasongko, menyebut seluruh kandidat ketua merupakan putra-putri terbaik Surabaya. Namun, tiap cabor tetap harus menentukan pilihan yang paling tepat.
“Semua calon ketua umum KONI Surabaya adalah putra-putri terbaik Kota Surabaya. Tapi hidup itu pilihan, dan kami harus memilih. Ini bagian dari penyegaran untuk KONI Surabaya,” ujarnya.
Ia menegaskan konsolidasi dilakukan untuk menyatukan suara menuju Musorkot.
“Malam ini kami berkoordinasi supaya besok benar-benar satu suara, satu tekad, satu rasa untuk mengusung Mas Arderio Hukom sebagai Ketua KONI periode 2025–2029,” katanya.
Arderio Aktif Bersilaturahmi, Cabor Beri Penilaian Positif
Menguatnya dukungan cabor tidak lepas dari sikap terbuka Arderio dalam membangun komunikasi.
Alexander menyebut banyak cabor yang awalnya belum mengenal Arderio, namun berubah setelah ia aktif bersilaturahmi.
“Beliau sangat baik. Walaupun beberapa cabor belum kenal, Mas Arderio datang bersilaturahmi satu per satu.
Dari situ muncul kesan positif sehingga banyak cabor mantap memilih beliau sebagai suksesor Pak Hoslih Abdullah,” jelasnya.
Menurutnya, Arderio diyakini mampu membawa pembaruan dan melanjutkan capaian positif kepengurusan sebelumnya.
IPSI Surabaya: Arderio Figur Visioner untuk Pengembangan Olahraga
Dukungan juga datang dari perwakilan IPSI Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso. Ia menilai Arderio memiliki visi sesuai perkembangan olahraga modern dan kebutuhan generasi muda di Surabaya.
“Surabaya ini kota maju. Maka pemimpinnya harus punya visi yang sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan pemuda,” tegasnya.
Cahyo mengungkap bahwa ia telah mengenal Arderio sejak lama, bahkan sejak keduanya masih kuliah di Universitas Airlangga.
“Saya tahu betul sepak terjang Mas Rio. Kalau diberi tugas, beliau sangat amanah dan bertanggung jawab. Pekerjaan akan diselesaikan sampai tuntas,” ujarnya.
Jejaring Kuat Menjadi Modal Penting Gerakkan Pentahelix Olahraga
Menurut Cahyo, tantangan olahraga Surabaya ke depan membutuhkan pemimpin dengan jejaring kuat, terutama untuk mendorong kolaborasi pentahelix.
“Pengembangan olahraga tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Dibutuhkan dukungan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, dan komunitas.
Sosok dengan modal jejaring itu ada pada Mas Arderio Hukom,” jelasnya.
Sebagai pengusaha, pengurus Hipmi, dan Kadin Surabaya, jejaring di kalangan dunia usaha ini
diharapkan mampu membawa KONI Surabaya bisa menggandeng dunia usaha tidak hanya mengandalkan APBD saja.
Sejumlah cabor pun berharap Arderio mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memberi dukungan lebih besar bagi cabor-cabor yang selama ini bergerak secara mandiri.
Dengan konsolidasi yang semakin solid serta dukungan dari berbagai cabor dan tokoh olahraga, peluang Arderio Hukom memimpin KONI Surabaya periode 2025–2029 kian terbuka.
Hasil akhir akan ditentukan dalam Musorkot KONI Surabaya yang digelar Sabtu.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan