Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pencarian Korban Longsor di Cilacap Masih Berlanjut, Total 23 Korban Meninggal Dunia

Lambertus Hurek • Rabu, 19 November 2025 | 18:08 WIB
Pemetaan pencarian korban longsor di Cilacap. (IST)
Pemetaan pencarian korban longsor di Cilacap. (IST)

RADAR SURABAYA - Hari ketujuh, tim SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap. Sejak pukul 06.00 WIB, seluruh personel bergerak menuju lokasi bencana untuk mencari lima warga yang masih hilang.

Kepala Kantor SAR Cilacap Muhammad Abdullah mengatakan, area pencarian dibagi menjadi tiga sektor utama. Di Worksite A-1 masih ada satu korban yang dicari. Lalu di Worksite B-1 ada tiga korban, sedangkan di Worksite B-2 satu korban belum ditemukan.

Pada pencarian hari keenam, tim berhasil mengevakuasi dua korban meninggal dunia, yakni Arumi Purnamasari dan Lili Safitri. Dua sepeda motor juga ditemukan di sektor B-2. Temuan itu membuat tim mempersempit area dengan membagi Worksite B-2 menjadi Subsektor B-2A dan B-2B.

Fokus pencarian di Worksite B-1 berada sekitar 10 meter dari titik awal rumah korban. Penggalian dilakukan sepanjang 10–15 meter dengan lebar 10 meter. Langkah itu ditempuh karena pada hari ketiga, tim menemukan satu korban meninggal dunia serta potongan tubuh manusia di sektor tersebut.

Untuk mempercepat pencarian hari ketujuh, tim SAR gabungan mengerahkan 21 ekskavator, sembilan anjing pelacak K-9, mesin pompa air, serta pemantauan lewat drone. Evaluasi akan dilakukan sore nanti. Jika hingga petang korban belum ditemukan seluruhnya, keputusan perpanjangan operasi akan ditentukan berdasar hasil evaluasi itu.

"Mohon doa semoga pencarian hari ketujuh ini dapat membuahkan hasil," ujar Muhammad Abdullah.

Longsor terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB. Material menimbun rumah-rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying. Sebanyak 12 rumah rusak dan 16 rumah lainnya terancam dalam area seluas 6,5 hektare. Longsor juga menyebabkan penurunan tanah hingga 2 meter dan retakan sepanjang 25 meter.

Data hingga hari keenam menyebutkan, total korban terdampak mencapai 46 orang. Sebanyak 23 orang selamat, 18 meninggal dunia, dan lima warga masih dalam pencarian. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Longsor Cilacap #SAR Gabungan #korban longsor #tanah longsor #bencana alam