Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Petinju Legendaris Wongso Suseno Tutup Usia di Hari Ulang Tahunnya, Raih Emas PON 1969 untuk Jatim

Lambertus Hurek • Selasa, 18 November 2025 | 16:53 WIB
Mantan petinju andalan Jawa Timur Wongso Suseno berpulang. (IST)
Mantan petinju andalan Jawa Timur Wongso Suseno berpulang. (IST)

RADAR SURABAYA - Dunia tinju Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Wongso Suseno, mantan petinju legendaris asal Jawa Timur, berpulang pada Senin (17/11) pukul 04.30 WIB di RS RKZ Malang. Bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-80, kabar duka itu langsung memicu gelombang belasungkawa dari insan olahraga nasional.

Kepergian Wongso membuat para tokoh olahraga, mantan atlet, hingga penggemar tinju larut dalam kesedihan. Sosok yang dikenal rendah hati itu menjadi bagian penting dalam perjalanan tinju Indonesia sejak era 1960-an.

Nama Wongso mulai mencuat ketika dia meraih medali emas PON 1969. Prestasi itu menjadi batu loncatan menuju ring profesional, hingga kariernya melesat dan menorehkan sejarah.

Pada 1975, Wongso sukses menjadi petinju Indonesia pertama yang merebut gelar bergengsi di tingkat internasional dengan memenangkan sabuk OPBF. Gelar itu bahkan dipertahankan dua kali, menjadikannya ikon sekaligus simbol kebangkitan tinju nasional.

Banyak petinju muda menjadikan Wongso sebagai panutan karena keteguhan mental dan kedisiplinannya yang luar biasa.

Duel klasiknya melawan Thomas Americo masih sering disebut para penggemar sebagai salah satu pertarungan terbaik yang pernah dilakukan petinju Indonesia. Meski berlangsung puluhan tahun silam, laga itu dikenang karena keberanian Wongso menghadapi lawan yang juga berstatus petarung tangguh.

Bagi banyak orang, pertarungan itu menjadi bukti bahwa Wongso adalah petarung sejati yang tidak pernah mundur.

Keluarga menyampaikan bahwa Wongso menjalani perawatan intensif sebelum berpulang. Mereka berterima kasih atas doa dan dukungan dari masyarakat, terutama dari keluarga besar tinju yang selama ini memberi tempat khusus bagi almarhum.

Selamat jalan, Wongso Suseno. Terima kasih atas dedikasi dan inspirasi besar yang telah diberikan bagi dunia tinju Indonesia. Legenda itu kini berhenti bertarung, tapi namanya tetap hidup dalam sejarah. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#PON 1969 #juara OPBF #petinju legendaris #atlet tinju #wongso suseno