Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

MUA Viral Asal Lombok, Deni Apriadi Buka Suara Soal Hujatan dan Tuduhan di Medsos

Nurista Purnamasari • Senin, 17 November 2025 | 22:10 WIB
Makeup artist asal Lombok yang viral di media sosial, Dea Lipa aslinya ternyata pria bernama Deni Apriadi.
Makeup artist asal Lombok yang viral di media sosial, Dea Lipa aslinya ternyata pria bernama Deni Apriadi.

RADAR SURABAYA - Warganet dihebohkan dengan kemunculan Makeup Artist (MUA) asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mendadak viral di media sosial.

Sosok yang dikenal dengan nama Dea Lipa menarik perhatian karena penampilannya berhijab dan menawan.

Namun, di balik sosok tersebut ternyata adalah seorang pria bernama Deni Apriadi Rahman, 23, yang sehari-hari bekerja sebagai penata rias pengantin profesional di Lombok.

Kepopuleran Deni meningkat drastis berkat penampilan uniknya, namun viralitas itu berubah menjadi tekanan.

Identitas aslinya sebagai laki-laki tersebar luas dan memicu ribuan komentar negatif, hujatan, hingga fitnah di media sosial.

“Sejak viral, saya mengalami tekanan sangat berat. Saya menerima ribuan komentar berisi cacian dan hinaan. Saya bahkan mendapat teror seperti ancaman pembunuhan,” ungkap Deni.

Deni menegaskan bahwa penggunaan jilbab bukan untuk menipu atau melecehkan, melainkan bentuk ekspresi diri dan kekaguman terhadap simbol kecantikan serta kehormatan perempuan Muslimah.

“Saya sama sekali tidak berniat menjadikan busana itu sebagai alat untuk menipu atau melecehkan siapapun. Itu adalah bentuk ekspresi diri saya,” tambahnya.

Deni mengungkap perjalanan hidupnya yang penuh tantangan. Ia lahir dengan disabilitas tuna rungu, pernah mengalami kecelakaan di usia 10 tahun, dan kehilangan nenek yang merawatnya saat duduk di bangku SD.

Kondisi ekonomi membuatnya tidak bisa melanjutkan pendidikan. Meski demikian, ia belajar makeup secara otodidak melalui YouTube hingga menjadi MUA profesional yang dikenal di Lombok.

Namun, tuduhan di media sosial membuat banyak pesanan makeup dibatalkan, menimbulkan kerugian finansial dan tekanan mental.

Meski demikian, Deni tetap memegang mimpi besar untuk mendirikan galeri makeup dan melanjutkan pendidikan formalnya.

Keluarga Deni akhirnya angkat bicara. “Kami minta maaf atas kegaduhan di media sosial. Selama seminggu terakhir kami fokus menjaga mental Deni agar tidak semakin terpuruk,” kata Maya, perwakilan keluarga, di Mataram.

Maya meminta pihak yang merasa dirugikan untuk menempuh jalur hukum, bukan melakukan penghakiman sendiri.

“Kalau ada pihak yang merasa ditipu, silakan laporkan secara resmi. Jangan melakukan penghakiman sendiri,” tegasnya.

Kasus viral MUA Lombok, Dea Lipa alias Deni Apriadi, menjadi sorotan publik karena penampilannya yang menawan namun memicu kontroversi.

Deni telah memberikan klarifikasi, membantah tuduhan, dan mengungkap kisah hidup penuh tantangan. (pop/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#media sosial #Dea lipa #viral #lombok #mua viral