Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Seekor Gajah Berusia 45 Tahun Mati di Taman Nasional Way Kambas, Ini Sebabnya

Lambertus Hurek • Senin, 17 November 2025 | 20:36 WIB
Petugas evakuasi gajah yang mati di Way Kambas Lampung. (IST)
Petugas evakuasi gajah yang mati di Way Kambas Lampung. (IST)

RADAR SURABAYA - Seekor gajah jinak betina berusia sekitar 45 tahun bernama Dona yang berada di Camp Elephant Response Unit (ERU) Bungur, Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Toto Projo, Taman Nasional Way Kambas (TNWK), mati.

Kepala Balai TNWK, Zaidi, dalam keterangan yang diterima pada Senin (17/11)  menjelaskan bahwa Dona telah memiliki riwayat gangguan kesehatan dan dipantau intensif oleh petugas sejak awal November.

Masalah kesehatan mulai terdeteksi setelah pemeriksaan rutin pada 6 November menunjukkan tingginya kadar eosinofil pada sampel darah, yang mengarah pada indikasi infeksi parasit. Tim medis kemudian memberikan infus dan melakukan pemantauan lanjutan.

Pada 13 November, kondisi Dona memburuk karena mulai tidak mau makan. Dokter hewan di Pusat Latihan Gajah (PLG) TNWK melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan tindakan medis tambahan. Meski nafsu makan menurun drastis, saat itu Dona masih dapat bergerak aktif.

Namun pada 14—15 November kondisinya tidak kunjung membaik. Dona hanya mampu mengonsumsi satu sisir pisang dan tubuhnya semakin melemah.

Pada 16 November dini hari, Dona masih memberikan respons gerak pada pukul 03.00 WIB. Namun beberapa jam kemudian ia terlihat tidak mampu berdiri. Tim medis bersama Kepala SPTN Wilayah II Bungur segera menuju Camp ERU Bungur, tetapi saat tiba pukul 13.20 WIB, Dona telah dinyatakan mati dalam kondisi tidak bernapas dan lidah tampak pucat.

TNWK kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk proses lanjutan sesuai prosedur. Nekropsi dilakukan pada Minggu sore untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.

TNWK menyampaikan belasungkawa atas kematian Dona yang dianggap sebagai bagian penting dalam upaya konservasi gajah di Way Kambas. Pihak taman nasional menegaskan bahwa seluruh tindakan medis telah diberikan sejak gejala awal muncul dan berkomitmen meningkatkan kesehatan satwa, pengawasan populasi, serta pengelolaan kesejahteraan gajah binaan maupun liar di kawasan TNWK. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#way kambas #gajah infeksi #Gajah Way Kambas #gajah mati #taman nasional