RADAR SURABAYA- Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, memastikan bahwa hingga kini federasi belum mengerucutkan nama-nama calon pelatih baru timnas Indonesia.
Ia menegaskan bahwa seluruh keputusan strategis, termasuk urusan pelatih, harus melalui mekanisme Komite Eksekutif (Exco).
“Kami mendengarkan beberapa nama. Namun sampai saat ini kami di Exco belum mendapatkan informasi apa pun.
Dalam mekanisme organisasi, keputusan penting selalu diputuskan lewat Exco,” ujar Zainudin menanggapi rumor terkait mantan pelatih timnas Uzbekistan yang disebut-sebut bakal menangani timnas senior.
Karena belum ada pembahasan resmi di tingkat Exco, Zainudin menyatakan belum bisa merespons kebenaran rumor tersebut.
Ia menegaskan bahwa proses penunjukan pelatih akan mengikuti alur organisasi yang berlaku.
Zainudin menyebut PSSI menerima banyak masukan dari berbagai pihak, termasuk dorongan agar Shin Tae-yong atau Luis Milla kembali menangani timnas.
Saat ini, pencarian pelatih masih ditangani oleh Kepala Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.
Kursi pelatih timnas Indonesia lowong sejak PSSI memecat Patrick Kluivert usai gagal membawa Garuda lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Pada putaran kelima kualifikasi, Indonesia kalah 2–3 dari Arab Saudi dan 0–1 dari Irak.
“Kami berharap pelatih timnas senior segera ditetapkan. FIFA Matchday kali ini terlewatkan karena kita belum punya pelatih.
Jadi, besok akan diisi oleh tim (timnas U-23 asuhan) Coach Indra Sjafri menghadapi Mali,” jelas Zainudin.
Ia menambahkan bahwa idealnya penunjukan pelatih dilakukan dengan menghadirkan beberapa kandidat untuk memaparkan visi dan program mereka di hadapan Exco.
Metode serupa pernah diterapkan pada era kepengurusan Mochamad Iriawan (Iwan Bule), ketika Exco akhirnya memilih Shin Tae-yong sebagai pelatih.
“Untuk yang sekarang, saya kira kami akan melakukan proses serupa agar semuanya transparan,” tutup Zainudin.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan