Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Heboh Radiasi Cesium-137! Kemenperin Pastikan Pabrik Sepatu Nike di Banten Aman

Nurista Purnamasari • Kamis, 13 November 2025 | 00:49 WIB
Proses dekontaminasi radioaktif Cesium-137 di kawasan Cikande.
Proses dekontaminasi radioaktif Cesium-137 di kawasan Cikande.

RADAR SURABAYA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan aktivitas produksi di PT Nikomas Gemilang, pabrik sepatu yang berlokasi di Kabupaten Serang, Banten, tetap berjalan normal meski sempat terdeteksi paparan radioaktif Cesium-137 (Cs-137).

Perusahaan ini dikenal sebagai produsen merek internasional seperti Nike, Adidas, dan Puma.
Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin, Taufik Bawazier, menegaskan bahwa penanganan cemaran sudah dilakukan bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

“Oh sudah selesai itu, sudah selesai. Nikomas Gemilang kan? Sudah ada surat dari Bapeten sudah di-clearance, nggak ada masalah,” ujarnya di Kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (12/11).
Taufik memastikan kegiatan ekspor PT Nikomas tidak terganggu.

“Nggak ada masalah. Berarti ekspornya semoga bisa lancar. Suratnya juga sudah ada di Bapeten,” tambahnya.

Sementara itu, Kemenperin juga mengonfirmasi bahwa PT Peter Metal Technology (PMT), perusahaan peleburan baja yang menjadi sumber radiasi Cs-137 di kawasan industri Cikande, telah tutup sejak Juli 2025. 

Bahan baku scrap baja yang digunakan PMT diduga berasal dari dalam negeri, dengan kemungkinan tercampur limbah peralatan medis yang mengandung Cs-137.  Penelusuran lebih lanjut atas rantai pasokan bahan baku kini ditangani aparat penegak hukum.

Kemenperin juga memastikan seluruh pelaku industri logam yang menggunakan bahan baku scrap wajib memasang radiation portal monitoring (RPM) dan continuous emission monitoring system (CEMS) untuk mencegah kasus serupa.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, menjelaskan bahwa izin usaha PT PMT baru terbit Oktober 2024, namun perusahaan tidak bertahan lama.

Dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI, Setia memaparkan hasil pemetaan terhadap 22 perusahaan di kawasan industri Modern Cikande yang diduga terpapar Cs-137.

Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari peleburan baja, pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

“Termasuk pabrik sepatu merek ternama seperti PT Nikomas Gemilang dan makanan olahan berbahan baku unggas seperti PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN),” jelasnya.

Ia menambahkan enam lokasi timbunan scrap juga diduga terpapar Cs-137 dengan laju dosis antara 11 hingga 10 ribu mikrosievert per jam.

Proses dekontaminasi terhadap 22 titik industri tersebut dilakukan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Kepolisian.

"Pada saat terakhir kami mengikuti rapat koordinasi, sekitar 22 titik sudah didekontaminasi dan diharapkan selesai di akhir Oktober lalu," kata Setia.

Menurutnya, meski dilakukan pemetaan dan dekontaminasi, sebagian besar perusahaan tetap beroperasi secara normal.

"Jadi tidak langsung dikarantina. Fokus pada saat itu adalah pemetaan di industri yang radiasi Cs-137-nya tinggi. Perusahaan lain tetap beroperasi dengan normal saat itu," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemetaan Kemenperin dan Bapeten di Kawasan Industri Modern Cikande, berikut daftar perusahaan yang diduga terkontaminasi radiasi Cs-137:

1. PT Bahari Makmur Sejati
2. PT Nikomas Gemilang
3. PT Citra Baru Steel
4. PT Valero Metals Jaya
5. PT Universal Eco Pacific
6. PT Sinta Baja Jaya
7. PT Crown Steel
8. PT Sentosa Harmony Steel (Hwa Hok Steel)
9. PT Vita Prodana Mandiri
10. PT Kanemory/Food Service
11. PT Charoeon Pokphand Indonesia (CPIN)
12. PT Peter Metal Technology
13. PT Growth Nusantara Industry
14. PT Asa Bintang Pratama
15. PT Cahaya Logam Cipta Murni
16. PT Ediral Tritunggal Perkasa
17. PT Ever Loyal Copper
18. PT Hightech Grand Indonesia
19. PT Jongka Indonesia
20. PT Kabatama Raya
21. PT New Asia Pacific Copper Indonesia
22. PT O.M Indonesia
23. PT Zhongtian Metal Indonesia
24. PT Luckione Environment Science Indonesia. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#nike #radioaktif #kementerian perindustrian #Cikande #paparan radioaktif #Cesium 137 #pabrik sepatu #Banten