Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Nganjuk dan Longsor di Magetan, Satu Warga Tewas

Lambertus Hurek • Rabu, 12 November 2025 | 11:13 WIB
Tanah longsor di kawasan Poncol Magetan akibat cuaca ekstrem. (BNPB)
Tanah longsor di kawasan Poncol Magetan akibat cuaca ekstrem. (BNPB)

RADAR SURABAYA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Indonesia dalam kurun waktu 24 jam terakhir, sejak Senin (10/11) pukul 07.00 hingga Selasa (11/11) pukul 07.00 WIB. Di Provinsi Jawa Timur, hujan berintensitas tinggi menyebabkan banjir di Kabupaten Nganjuk dan tanah longsor di Kabupaten Magetan.

Banjir terjadi di Kecamatan Gondang, Nganjuk, sekitar pukul 17.15 WIB. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut membuat saluran drainase meluap hingga menggenangi permukiman warga di Desa Balong Gebang. Sebanyak 130 kepala keluarga terdampak, dengan enam rumah warga terendam air setinggi 30–70 sentimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk bersama aparat desa dan kecamatan langsung melakukan pendataan, pembersihan lingkungan, serta memberikan bantuan darurat. Menurut laporan BNPB, air telah surut pada Selasa pagi dan warga mulai beraktivitas kembali.

Sementara itu, tanah longsor terjadi di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, sekitar pukul 15.30 WIB. Longsoran tebing di tepi jalan raya menimpa satu kendaraan roda dua yang tengah melintas.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat. Dua rumah warga juga terdampak, dan satu jembatan rusak akibat material longsoran.

BPBD Magetan bersama TNI, Polri, Dinas PUPR, Dinas Sosial/Tagana, PMI, dan relawan segera melakukan evakuasi korban serta pembersihan material longsor menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran. Akses jalan kembali normal pada hari yang sama setelah proses pembersihan selesai.

BNPB mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang seiring meningkatnya curah hujan di berbagai daerah. Warga diimbau menjaga kebersihan saluran air, menghindari aktivitas di sekitar tebing atau aliran sungai saat hujan deras, serta segera melapor ke aparat desa atau BPBD setempat jika muncul tanda-tanda bencana. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#bencana hidrometeorologi #longsor magetan #cuaca ekstrem #bnpb #banjir nganjuk