Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral Video Bullying di SMPN 1 Blora, Fakta Mengejutkan Terungkap!

Nurista Purnamasari • Senin, 10 November 2025 | 22:19 WIB

Tangkapan layar video viral bullying yang terjadi di SMPN 1 Blora.
Tangkapan layar video viral bullying yang terjadi di SMPN 1 Blora.

RADAR SURABAYA - Sebuah video aksi bullying di SMPN 1 Blora, Jawa Tengah, viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Dalam rekaman tersebut, seorang siswa berseragam olahraga terlihat dipukuli berkali-kali oleh siswa berseragam pramuka, sementara sejumlah siswa lain hanya menonton tanpa berusaha melerai.

Kepala SMPN 1 Blora, Ainur Rofiq, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu terjadi pada Jumat (7/11), di kamar mandi sekolah saat jam istirahat.

“Untuk peristiwanya itu terjadi pada hari Jumat tanggal 7 November di kamar mandi sekolah, saat istirahat,” ujarnya, Senin (10/11).

Menurut Ainur, aksi perundungan bermula dari kesalahpahaman antar siswa, namun kemudian diperparah oleh provokasi kakak kelas.

Korban diketahui merupakan siswa kelas VIII, sementara pelaku berasal dari kelas VII dan provokator dari kelas IX.

“Menurut keterangan yang kami himpun, itu asalnya adalah kesalahpahaman, tetapi sebenarnya itu sudah selesai. Hanya saja ada oknum dari teman-teman yang istilahnya memprovokasi atau ngompori,” jelasnya.

Korban sempat menjalani visum karena mengalami benjolan di belakang telinga, meski tidak ditemukan luka lecet.

Orang tua korban juga telah melaporkan kejadian ini kepada wali kelas dan pihak sekolah. Sebagai langkah penanganan, pihak sekolah langsung mengumpulkan siswa yang terlibat, mempertemukan orang tua korban dan pelaku, serta berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Kapolsek, dan Kapolres Blora.

“Saya mohon maaf sebagai pimpinan di SMPN 1 Blora atas terjadinya peristiwa seperti itu. Kemarin saya juga sudah membesarkan hati korban untuk tetap sekolah. Saya jamin keamanannya. Kami sudah koordinasi dengan dinas sosial dan dinas sosial sudah menyatakan siap untuk memberikan pendampingan,” tegas Ainur Rofiq.

Kasus perundungan di SMPN 1 Blora menambah daftar panjang fenomena bullying di sekolah yang memerlukan perhatian serius.

Meski korban tidak mengalami luka berat, pihak sekolah menegaskan akan memberikan pendampingan psikologis dan menjamin keamanan korban. (trn/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#SMPN 1 Blora #viral #siswa #bullying #bullying SMPN 1 Blora