Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

14 Siswa Korban Ledakan SMAN 72 Masih Dirawat, 7 Harus Jalani Operasi

Nurista Purnamasari • Sabtu, 8 November 2025 | 20:41 WIB

Salah satu korban ledakan di SMAN 72 Jakarta saat dievakuasi tim medis.
Salah satu korban ledakan di SMAN 72 Jakarta saat dievakuasi tim medis.

RADAR SURABAYA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap kondisi terkini para siswa korban ledakan di  SMAN 72 Jakarta.

Hingga Jumat (7/11), tercatat 14 siswa masih dirawat inap di rumah sakit, dengan 7 di antaranya harus menjalani tindakan operasi akibat luka serius.

Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah, menjelaskan bahwa sejumlah korban awalnya sempat ditangani di puskesmas, namun kemudian dirujuk ke rumah sakit karena kondisi luka yang cukup parah.

“Ada sebagian yang harus dioperasi. Data terakhir ada sekitar 7 anak,” ujarnya di RS Islam Jakarta Cempaka Putih.

Mayoritas korban merupakan anak di bawah usia 18 tahun dengan luka beragam, mulai dari cedera kaki, kerusakan kuku jari, hingga keluhan pada telinga dan kepala.

“Banyak yang mengeluh sakit pada telinga, ada juga jarinya yang harus diangkat kukunya,” tambah Margaret.

Data jumlah korban masih dinamis. Saat KPAI tiba di lokasi, tercatat 33 siswa masih ditangani di rumah sakit, sementara data awal dari kepolisian menyebut korban sempat mencapai 37 orang.

Sementara itu, Polda Metro Jaya memastikan benda yang ditemukan di lokasi ledakan dan menyerupai senjata api hanyalah mainan.

“Foto yang beredar memang terlihat seperti senjata api dan pistol, tapi dipastikan itu mainan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.

Budi menegaskan klarifikasi ini penting agar tidak menimbulkan ketakutan di masyarakat. Namun, terkait penyebab ledakan, ia menyebut masih menunggu hasil pemeriksaan tim ahli.

Ledakan di SMAN 72 Jakarta masih dalam proses penyelidikan. KPAI memastikan penanganan korban terus dilakukan, dengan 14 siswa masih dirawat dan 7 di antaranya harus menjalani operasi.

“Yang terpenting saat ini adalah memastikan anak-anak korban mendapatkan perawatan terbaik dan masyarakat tidak terjebak informasi yang menimbulkan ketakutan,” tutup Margaret Aliyatul Maimunah. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kpai #korban #Ledakan SMAN 72 Jakarta #korban luka